HaluOleoNews.ID, KENDARI – Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Kendari, Abdul Rauf mengapresiasi langkah cepat dr.Hj. Siska Karina Imran, SKM dalam memperjuangkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) bagi masyarakat terdampak banjir di Kota Kendari.
Menurut Abdul Rauf, perhatian dan respons cepat Wali Kota Kendari dalam berkoordinasi dengan pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) membuahkan hasil positif bagi masyarakat terdampak banjir di Kota Kendari.
Ia mengatakan, setelah usulan bantuan diajukan, pemerintah pusat tidak membutuhkan waktu lama untuk menyalurkan bantuan pangan bagi masyarakat terdampak banjir.
“Berkat ibu Wali Kota Kendari yang sangat mengatensi dalam mencari bantuan ke Badan Pangan Nasional, tidak tunggu lama sejak dilakukan pengusulan pemerintah pusat langsung mengeluarkan bantuan pangan untuk masyarakat kita di Kendari,” ungkap Abdul Rauf seusai menyerahkan bantuan CPP berupa beras dan minyak goreng, Jumat (15/5/2026).
Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan pemerintah pusat tersebut mencapai sekitar 52 ton beras dan 3 ton minyak goreng untuk masyarakat terdampak banjir di Sulawesi Tenggara.
Lebih lanjut, Abdul Rauf mengungkapkan, Pemerintah Kota Kendari saat ini terus bergerak cepat menyalurkan bantuan ke sejumlah kecamatan terdampak banjir. Ia memastikan proses distribusi bantuan ditargetkan rampung sebelum 18 Mei 2026.
“Alhamdulillah hari ini Kota Kendari mulai menyalurkan di beberapa kecamatan. Dalam situasi ini tanggal 18 Mei bantuan CPP ini sudah harus tersalur kepada masyarakat terdampak banjir,” ujarnya.
Karena itu, pihaknya bersama jajaran pemerintah kecamatan dan kelurahan bekerja ekstra agar seluruh bantuan dapat diterima masyarakat tepat waktu dan tepat sasaran.
“Makanya kita bekerja ekstra sebelum tanggal 18 penyaluran bantuan CPP ini sudah harus disalurkan,” tambahnya.
Selain bantuan CPP, Abdul Rauf juga menyebut masyarakat terdampak banjir di Kelurahan Baruga turut mendapatkan bantuan tambahan berupa beras dan minyak goreng untuk ratusan kepala keluarga.
“Alhamdulillah untuk Kelurahan Baruga ada sekitar 400 lebih KK yang kita turunkan bantuannya, masing-masing mendapatkan 20 kilogram beras per kepala keluarga dan 4 liter minyak goreng,” jelasnya.
Ia pun meminta pihak kelurahan agar bantuan tersebut benar-benar diberikan kepada masyarakat yang namanya telah terdata dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSN).
“Saya mohon pak lurah agar diberikan kepada masyarakat yang nama-namanya bersumber dari DTSN kita,” pungkasnya. (Red)





