HaluOleoNews.ID, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari menggelar Sosialisasi Program Taspen Group dan Literasi Keuangan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkot Kendari di Aula Samaturu, Kantor Wali Kota Kendari, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, dan diikuti para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pejabat pengelola kepegawaian, serta perwakilan ASN dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) se-Kota Kendari.
Turut hadir Branch Manager PT Taspen (Persero), Ilmia Rizki, bersama jajaran manajemen anak perusahaan Taspen Group, yakni Taspen Life dan Bank Mandiri Taspen.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Kendari menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Pemkot Kendari dan Taspen Group dalam meningkatkan pemahaman ASN terkait program jaminan sosial dan pengelolaan keuangan yang sehat.
Menurut Sudirman, Taspen memiliki peran strategis dalam menjamin kesejahteraan aparatur negara, baik selama masa pengabdian maupun setelah memasuki masa purnabakti.
“Taspen sebagai penyelenggara jaminan sosial bagi ASN memiliki peran yang sangat strategis dalam menjamin kesejahteraan aparatur negara. Namun, pemahaman mengenai hak dan kewajiban serta berbagai program proteksi yang ditawarkan sering kali belum dipahami secara utuh oleh sebagian ASN,” ujarnya.
Sudirman juga menekankan pentingnya literasi keuangan di tengah perkembangan ekonomi dan maraknya berbagai tawaran investasi maupun pinjaman yang berisiko.
“ASN sebagai motor penggerak birokrasi harus mampu menjadi contoh dalam pengelolaan keuangan yang sehat, menghindari investasi ilegal maupun pinjaman online yang merugikan, serta mampu memanfaatkan produk keuangan yang legal dan menguntungkan bagi kesejahteraan keluarga,” tegasnya.
Sementara itu, Branch Manager PT Taspen Cabang Kendari, Ilmia Rizki, menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen Taspen Group dalam memberikan edukasi kepada peserta terkait hak dan manfaat program ketaspenan.
Ia menjelaskan, program perlindungan yang dikelola Taspen mencakup empat pilar utama, yakni Tabungan Hari Tua (THT), Jaminan Pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Kematian (JKm).
Selain itu, Ilmia juga memberikan penjelasan khusus terkait program perlindungan bagi pegawai P3K yang memiliki skema berbeda dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS).
“Untuk rekan-rekan P3K, saat ini perlindungan yang tersedia masih berupa jaminan hari tua saat memasuki masa pensiun dan belum mencakup program pensiun bulanan secara reguler. Karena itu, Taspen Life menghadirkan solusi berupa program top-up tabungan proteksi mandiri dengan nominal yang terjangkau, mulai dari Rp100 ribu, guna mendukung kesejahteraan peserta saat memasuki masa purnabakti,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Kendari berharap seluruh ASN dan P3K semakin memahami hak-hak ketaspenan serta mampu mengelola keuangan secara lebih bijak. Di akhir kegiatan, Pemkot Kendari juga menginstruksikan seluruh pengelola kepegawaian di setiap OPD untuk menyebarluaskan informasi yang diperoleh kepada seluruh pegawai di unit kerja masing-masing agar hak-hak administratif ketaspenan dapat terpenuhi secara tepat waktu dan tepat sasaran. (Red)






