Bank Syariah Nasional Kendari Targetkan Pembiayaan 3.600 Rumah di Sultra pada 2026

HaluOleoNews.ID, KENDARI — Bank Syariah Nasional (BSN) Kantor Cabang Kendari menargetkan pembiayaan untuk 3.600 unit rumah di wilayah Sulawesi Tenggara sepanjang tahun 2026.

Target tersebut disampaikan dalam kegiatan Developer Gathering yang mempertemukan perbankan, pengembang, notaris, serta asosiasi properti di salah satu hotel di Kendari, Senin (9/3/2026).

Branch Manager (BM) BSN KC Kendari, Arif Wibowo, mengatakan target tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak sekaligus mendorong pertumbuhan sektor properti di daerah.

“Pada 2025 kami berhasil merealisasikan pembiayaan 2.877 unit rumah. Tahun ini targetnya meningkat menjadi 3.600 unit, dengan rata-rata sekitar 300 unit per bulan untuk rumah subsidi,” kata Arif.

Menurutnya, target tersebut mencakup berbagai jenis pembiayaan, mulai dari rumah subsidi, non-subsidi hingga berbagai produk pembiayaan lainnya.

Secara keseluruhan, kantor pusat menargetkan realisasi pembiayaan BSN di Kendari dapat mencapai sekitar Rp800 miliar sepanjang 2026.

Arif menjelaskan, BSN merupakan branding baru dari Bank BTN Syariah yang resmi melakukan spin-off dari Bank BTN pada 22 Desember 2025.

Transformasi tersebut diharapkan mampu memperkuat layanan perbankan syariah, khususnya dalam sektor pembiayaan perumahan.

Ia juga menilai perkembangan sektor perumahan di Kendari menunjukkan tren yang positif, terutama dari sisi desain dan kualitas bangunan.

“Kalau dilihat dari desain dan kualitas bangunan, rumah subsidi di Kendari saat ini sudah sangat baik. Bahkan banyak yang tampilannya mendekati rumah komersial,” ujarnya.

Selain pembiayaan perumahan, BSN juga memperkenalkan sejumlah produk unggulan kepada para mitra, di antaranya CILEM (Cicilan Emas) dan BLES (BTN Prioritas).

Produk Cicilan Emas memungkinkan nasabah membeli emas dengan uang muka rendah dan tenor hingga lima tahun. Sementara BLES merupakan layanan prioritas bagi nasabah dengan saldo minimal Rp250 juta yang dilengkapi berbagai fasilitas eksklusif.

Dalam kegiatan tersebut, BSN Kendari juga memberikan apresiasi kepada para pengembang melalui Developer Award 2026.

Sejumlah pengembang menerima penghargaan dalam berbagai kategori, di antaranya PT Shifa Isthin Nesya yang meraih peringkat pertama kategori Realisasi KPR Subsidi Terbanyak dan Penempatan Dana Terbanyak.

Sementara PT Agfe Jaya Propertindo memperoleh penghargaan untuk kategori Kualitas Pembiayaan Terbaik serta Administrasi Pemberkasan Terbaik.

Adapun PT Harwin Jaya Barokah tercatat sebagai pemenang kategori Realisasi KPR Non-Subsidi Terbanyak sekaligus Mitra Loyalitas Tunggal.

Penghargaan juga diberikan kepada PT Rabbani Prima Cipta yang dinobatkan sebagai Developer Termuda dalam ajang tersebut.

Ketua DPD Real Estat Indonesia (REI) Sulawesi Tenggara, Danang Sutarko, dalam kesempatan itu mengingatkan para pengembang agar tetap menjunjung tinggi prinsip integritas dalam menjalankan usaha.

Menurutnya, pembangunan perumahan tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga harus mematuhi aturan serta memperhatikan kualitas dan manfaat bagi masyarakat.

“Jangan hanya berpikir profit, tetapi bagaimana kita membangun sesuai aturan, kaidah, dan norma yang berlaku,” kata Danang.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Ketua DPD APERSI Sultra Ir. Syamsuddin ST MT IPM serta Sekretaris DPD APERSI Sultra Muhammad Rustam, bersama sejumlah asosiasi perumahan, developer, dan mitra perbankan lainnya.

Melalui kolaborasi antara perbankan dan pengembang, industri properti di Sulawesi Tenggara diharapkan terus berkembang serta mampu menyediakan hunian yang layak dan berkualitas bagi masyarakat. (Red)

Follow Publikasi Kami di Google News: Klik Haluoleo News    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *