HaluOleoNews.ID, KENDARI – Langkah cepat Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Dr. Herman, dalam menyikapi polemik perubahan data alumni atas nama Ayu Amanda Putri membuahkan hasil positif. Data alumni tersebut kini telah kembali normal di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI).
Perbaikan data dilakukan pada Senin (30/12) sekitar pukul 15.00 WITA, setelah sebelumnya data Ayu Amanda Putri sempat berubah dan dibajak oleh orang tidak dikenal dengan nama Basri.
“Alhamdulillah, tadi sekitar jam tiga sore data alumni Ayu Amanda Putri sudah kembali normal,” ujar Dr. Herman saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (30/12) malam.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu meluruskan serta memperbaiki kesalahan data tersebut hingga kembali sesuai dengan identitas yang sebenarnya.
“Alhamdulillah di PDDIKTI sudah terdaftar kembali. Tanpa mengurangi rasa hormat, saya mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu memperbaiki dan meluruskan kesalahan data ini,” kata Herman.
Orang nomor satu di UHO itu juga kembali mengimbau seluruh alumni agar secara berkala memantau data pribadi mereka di PDDIKTI. Jika ditemukan adanya perubahan atau ketidaksesuaian data, alumni diminta segera melapor ke pihak kampus untuk dilakukan pengajuan perbaikan secara resmi.
“Begitu ada perubahan data, segera sampaikan ke UHO agar dapat kami tindak lanjuti dan ajukan perbaikan ke PDDIKTI,” tegasnya.
Sebelumnya, data diri alumni UHO atas nama Ayu Amanda Putri diketahui mengalami perubahan signifikan. Tidak hanya nama yang berubah menjadi Basri, namun jenis kelamin serta tempat dan tanggal lahir juga sempat ikut berganti, sehingga menimbulkan polemik dan kekhawatiran publik. (Red)







