Gandeng Warga dan Aparat, SMKN 2 Kendari Perkuat Ketertiban Lingkungan Sekolah

HaluOleoNews.ID, KENDARI – Upaya menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan pendidikan terus diperkuat SMKN 2 Kendari dengan menggandeng berbagai unsur masyarakat dan aparat kewilayahan. Sinergi lintas sektor ini dilakukan untuk mencegah kenakalan siswa sekaligus menciptakan suasana sekolah yang aman dan kondusif bagi proses belajar mengajar.

Kepala SMKN 2 Kendari, Ahmad Mustapa, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa pada awal Januari 2026 pihak sekolah secara khusus mengundang seluruh unsur terkait untuk duduk bersama membahas peran masing-masing dalam menjaga Kamtibmas di lingkungan sekolah.

“Awal Januari kemarin, SMKN 2 Kendari mengundang pihak terkait dan duduk bersama dalam rangka bersama-sama menjaga Kamtibmas. Bagaimana peran masyarakat dapat membantu sekolah,” ungkap Ahmad Mustapa.

Ia menjelaskan, salah satu fokus utama pembahasan adalah bagaimana keterlibatan aktif masyarakat sekitar sekolah dapat membantu mengatasi kenakalan siswa, khususnya kebiasaan sebagian siswa yang keluar dari lingkungan sekolah pada jam belajar mengajar.

Menurutnya, warga sekitar diharapkan tidak bersikap apatis, melainkan dapat menegur dengan cara yang santun serta memberikan nasihat yang baik kepada siswa yang kedapatan berkeliaran saat jam sekolah, agar perbuatan tersebut tidak terulang kembali.

“Misalnya ada siswa yang keluar di jam belajar, warga bisa menegur dan memberikan nasihat yang baik. Pendekatan persuasif seperti ini sangat membantu pihak sekolah,” jelasnya.

Hasil dari pertemuan dan kesepakatan bersama tersebut mulai terlihat. Ahmad Mustapa menuturkan, sejumlah titik yang sebelumnya dianggap rawan menjadi tempat berkumpul siswa pada jam belajar mengajar kini sudah hampir tidak ditemukan lagi.

Selain mengandalkan peran masyarakat, pihak sekolah juga terus memperkuat pembinaan dari internal. Kepala sekolah secara intens berkomunikasi dengan para guru dan staf agar selalu mengedepankan pendekatan edukatif dalam menegur siswa.

“Saya selalu mewanti-wanti guru dan staf agar menasihati siswa dengan bahasa yang baik. Jangan melakukan tindakan yang berlebihan, apalagi sampai melakukan kontak fisik,” tegasnya.

Diketahui, saat ini SMKN 2 Kendari memiliki sekitar 1.200 siswa dengan latar belakang dan karakter yang beragam. Oleh karena itu, kerja sama lintas sektor dan pendekatan humanis dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif bagi proses belajar mengajar. (red)

Follow Publikasi Kami di Google News: Klik Haluoleo News    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *