HaluOleoNews.ID, KONAWE — Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia (HIMABSI) Universitas Lakidende (UNILAKI) menggelar Seminar Literasi bertajuk “Peran Bahasa dalam Pembentukan Citra Media” di Aula Ahmad Sarita UNILAKI, Kamis (22/1/2026). Kegiatan ini diikuti puluhan peserta dari berbagai jurusan di lingkungan Universitas Lakidende.
Seminar tersebut menjadi ruang akademik bagi mahasiswa untuk memperdalam pemahaman mengenai peran strategis bahasa dalam membentuk citra media, terutama di tengah derasnya arus informasi di era digital yang kian sulit dikendalikan.
Ketua HIMABSI UNILAKI, Susan Safa Januari, dalam sambutannya menegaskan bahwa seminar literasi ini merupakan wujud komitmen HIMABSI dalam menghadirkan program edukatif yang berorientasi pada peningkatan kapasitas literasi mahasiswa.
“Perkembangan informasi yang begitu cepat menuntut kita memiliki kemampuan memahami media secara kritis. Melalui seminar ini, kami ingin mendorong mahasiswa agar mampu melihat informasi dari berbagai sudut pandang, sehingga dapat membedakan antara fakta, opini, dan hoaks,” ujar Susan.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan pengetahuan baru sekaligus memperkuat pemahaman peserta dalam menyikapi pemberitaan media secara cerdas, objektif, dan bertanggung jawab.
Seminar ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidang media dan pendidikan. Narasumber pertama, Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Tenggara, Adhi Yaksa Pratama, S.H., membawakan materi bertajuk “Strategi Bahasa Pemberitaan dalam Membangun Kredibilitas dan Kepercayaan Publik”. Ia menekankan pentingnya penggunaan bahasa yang tepat, berimbang, serta menjunjung tinggi etika jurnalistik guna menjaga kepercayaan publik terhadap media.
Sementara itu, narasumber kedua, Dr. Anas, S.Ag., M.Pd., selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNILAKI, menyampaikan materi “Bahasa sebagai Konstruksi Realitas dan Citra Media”. Ia menjelaskan bahwa bahasa memiliki peran sentral dalam membentuk realitas sosial dan memengaruhi cara pandang masyarakat terhadap suatu peristiwa melalui media.
Menurutnya, media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga berperan dalam membangun citra melalui konstruksi bahasa. Oleh karena itu, literasi media menjadi kebutuhan penting bagi mahasiswa, khususnya di bidang bahasa dan sastra.
Melalui seminar literasi ini, HIMABSI UNILAKI berharap dapat meningkatkan kesadaran literasi media di kalangan mahasiswa serta memperkuat peran mahasiswa sebagai agen kritis dalam menghadapi dinamika informasi di era digital. (Red)











