HaluOleoNews.ID, KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat dapat rampung pada Juli 2026. Saat ini, proyek tersebut masih dalam tahap pengerjaan.
Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM menyampaikan bahwa progres pembangunan terus berjalan dan diharapkan selesai tepat waktu agar segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Sekolah Rakyat ini masih dalam tahap pembangunan. Insya Allah selesai pada Juli 2026 dan mudah-mudahan sudah bisa kita manfaatkan,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, Kota Kendari menjadi salah satu daerah yang beruntung karena terpilih dalam tahap pertama pembangunan Sekolah Rakyat secara nasional. Dari total sekitar 560 kabupaten/kota di Indonesia, hanya 38 daerah yang mendapatkan program tersebut.
“Alhamdulillah Kendari termasuk dari 38 kabupaten/kota yang mendapatkan Sekolah Rakyat di tahap pertama. Ini patut kita syukuri karena tidak mudah untuk mendapatkannya,” jelasnya.
Menurutnya, pemerintah daerah harus melalui berbagai upaya dan lobi agar program tersebut bisa direalisasikan di Kota Kendari, termasuk berkomunikasi langsung dengan Menteri Sosial.
“Beberapa kali kami melakukan lobi, bahkan saya bertemu langsung dengan Menteri Sosial hingga akhirnya Kendari bisa masuk dalam program ini,” tambahnya.
Sekolah Rakyat ini diketahui memiliki anggaran yang cukup besar, yakni sekitar Rp200 miliar. Saat ini, pembangunan fisik masih terus berlangsung dan ditargetkan rampung sesuai jadwal.
Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa manfaat Sekolah Rakyat tidak hanya dirasakan oleh para siswa, tetapi juga oleh orang tua mereka.
“Bukan hanya siswa yang akan mendapatkan manfaat dari Sekolah Rakyat ini, tetapi juga orang tua siswa,” tutupnya.
Pemkot Kendari berharap kehadiran Sekolah Rakyat dapat meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memberikan dampak sosial yang lebih luas bagi masyarakat. (Red)












