HaluOleoNews.ID, KENDARI – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tenggara menggelar talkshow pencegahan penyalahgunaan narkoba dan penguatan karakter generasi muda menuju Indonesia Emas. Kegiatan yang berlangsung Rabu (21/1/2025) pukul 08.30–11.00 Wita ini digelar di Aula Kantor Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Sulawesi Tenggara.
Talkshow diselenggarakan oleh panitia Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara dan diikuti sekitar 80 peserta yang terdiri dari perwakilan siswa-siswi SMP, MTs, SMA, serta guru se-Kota Kendari.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum MUI Provinsi Sultra Drs. K.H. Mursyidin, M.Hi., Direktur Reserse Narkoba Polda Sultra Kombes Pol Amri Yudhy Syamsualam Rama Wispha, S.I.K., M.H., perwakilan Wali Kota Kendari, perwakilan BNNP Sulawesi Tenggara, perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara, perwakilan Kementerian Agama Kota Kendari, Ketua Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga, serta para pemateri.
Dalam sambutannya, Direktur Reserse Narkoba Polda Sultra melalui PS. Kabagbinopsnal Ditresnarkoba Polda Sultra Kompol Jumardin, S.H., M.H., C.MTr., C.PS menegaskan bahwa generasi muda merupakan aset bangsa yang harus dilindungi dari bahaya narkoba. Upaya pencegahan, kata dia, harus dilakukan secara masif melalui edukasi berkelanjutan, pembinaan karakter, serta sinergi seluruh elemen masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, laporan panitia, dan sambutan Ketua Umum MUI Provinsi Sultra yang sekaligus membuka acara. Selanjutnya, peserta mengikuti pembacaan deklarasi bersama pencegahan dan penanggulangan narkoba.
Materi talkshow disampaikan oleh Ditresnarkoba Polda Sultra, BNNP Sultra, psikolog, serta perwakilan Kementerian Agama. Para pemateri mengulas dampak penyalahgunaan narkoba, penguatan mental dan karakter remaja, serta peran strategis keluarga dan lingkungan dalam mencegah peredaran narkoba.
Pada kesempatan tersebut, personel Ditresnarkoba Polda Sultra juga membagikan brosur imbauan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kepada peserta. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif.
Melalui kegiatan ini, Polda Sultra berharap generasi muda memiliki pemahaman yang kuat tentang bahaya narkoba serta mampu menjadi pelopor dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba. (Red)






