HaluOleoNews.ID, KENDARI – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) diwarnai dengan kegiatan bakti sosial pelayanan kesehatan berupa sunatan massal yang digelar di Aula Bahteramas, Kantor Gubernur Sultra, Rabu (22 April 2026).
Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, hadir langsung meninjau jalannya kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa bakti sosial ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, khususnya bagi keluarga kurang mampu.
“Kegiatan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, terutama dalam hal kesehatan anak sejak dini. Pemerintah harus hadir dan memberi manfaat langsung,” ujar Gubernur.

Sebanyak 260 anak dari berbagai wilayah di Kendari dan sekitarnya mengikuti sunatan massal secara gratis. Gubernur juga menyempatkan diri menyapa para peserta dan orang tua yang mendampingi, sekaligus melihat langsung proses tindakan medis yang dilakukan oleh tim tenaga kesehatan.
Ia berharap kegiatan sosial seperti ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi terus ditingkatkan secara berkelanjutan melalui sinergi berbagai pihak, guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat Sultra.
Selain sunatan massal, rangkaian bakti sosial dalam peringatan HUT Sultra ke-62 juga mencakup layanan kesehatan lainnya, seperti operasi katarak gratis, operasi bibir sumbing, cek kesehatan gratis (CKG), hingga skrining tuberkulosis (TB) yang menyasar ribuan warga.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sultra, Andy Edi Surahmat, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan gratis sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan.

“Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi berbagai pihak, mulai dari tim medis Mabes TNI AU, Dinas Kesehatan Provinsi Sultra, RSU Bahteramas, RSJP Oputa Yi Koo, RS Jiwa Kendari, hingga Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Kendari,” jelasnya.
Mengusung tema “Harmoni Sultra dan Semarak Dirgantara”, kegiatan ini diharapkan memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang merata dan berkeadilan di Sulawesi Tenggara. (Red)






