Tanggapan Ketua LB Muna “Prof Andi Bahrun” Soal Gejolak Penghina Suku Muna

Berita Utama1288 Dilihat

HaluoleoNews.ID, KENDARI- Ketua Lembaga Budaya Muna (LB Muna) Prof. Dr. Ir. H. Andi Bahrun, M.Sc., Agric angkat bicara terkait isu penghina suku muna dimedia sosial melalui akun seseorang yang tidak diketahui asal muasalnya. Beberapa tokoh masyarakat muna spontan menyampaikan keprihatinan dan mengutuk keras adanya isu penghinaan suku muna serta teman-teman pemuda dan mahasiswa sontak unjuk kepedulian.

“Sungguh tentu kami semua masyarakat muna mengutuk keras  tindakan pelaku dan penyebar  isu penghinaan terhadap suku muna. Saya sungguh mengapresiasi kepedulian para tokoh masyarakat muna, dan terharu dan bangga terhadap pemuda dan adik-adik mahasiswa generasi emas bangsa terhadap suatu kebatilan dan atau isu penghinaan ini yang sungguh melukai hati masyarakat muna secara tertib dan damai meskipun saya dapat info, sempat tidak terkontrol yang ditengarai ada penyusup. Alhamdulilah berkat kesigapan pihak keamanan dan bantuan senior aksi yang tidak terkontrol bisa dikendalikan dan teratasi,” ujarnya, Rabu (14/6).

Ia menuturkan, ketika ada info isu penghinaan suku muna tersebar via medsos, dan beberapa tokoh telah berkomentar dan mengutuk pelaku dan penyebar isu penghinaan suku muna, saya lebih memilih bekerja/melakukan hal yang perlu ketimbang saya juga berkomentar.

Menangapi kasus ini sejak awal dirinya  melakukan komunikasi dan koordinasi dengan teman-teman agar segera dilaporkan kepada pihak kemanan sehingga pelaku dan penyebar isu penghinaan suku muna dapat diungkap. Saat terjadi aksi-aksi pergerakan adik-adik mahasiswa dan pemuda yang berasal dari muna, kami juga turut memantau  agar tetap menjaga suasana kedamaian ketika menuntut kepolisian daerah sulawesi tenggara untuk  segera melakukan penangkapan terhadap pelaku untuk diproses secara hukum.

“Kami terus lakukan komunikasi kepada beberapa tokoh-tokoh muna, pemuda dan adik-adik mahasiswa untuk tetap menahan diri dan meredam gejolak-gejolak massa aksi yang berdampak pada  isu-isu sara diwilayah Sulawesi Tenggara. Kita saling mengingatkan khususnya aksi-aksi pemuda dan adik-adik mahasiswa, dalam memperjuangkan penangkapan pelaku dan pengungkapan isu penghinaan suku muna oleh pihak keamanan, tidak anarkhis dan tidak disusupi oleh kepentingan oknum dan atau kelompok tertentu yang dapat merugikan kepentingan bersama,” ucapnya.

Rektor Unsultra ini,  sebenarnya pihaknya lebih suka penyampaian aspirasi atau tuntutan pengungkapan dan penangkapan pelaku/penyebaran isu penghinaan suku dapat dilakukan melalui forum dialog dengan pihak keamanan, tetapi jika  toh menyampaikan tuntutan melalui aksi demonstrasi lapangan, perlu dilakukan dengan tertib dan tidak anarkhis serta tetap menjaga keamanan dan ketertiban.

“Kita juga menyadari bahwa pemuda dan adik-adik mahasiswa selalu bersemangat dalam penegakan hukum dan keadilan melalui aksi-aksi turun di jalan, dengan harapan agar benar-benar pihak keamanan segra menangkap/ memeriksa pemilik akun, pelaku dan penyebar isu penghinaan suku,” tuturnya.

Selaku ketua  dan atas nama pengurus LB Muna,  juga sudah menyampaikan surat permintaan silaturahmi dengan Kapolda Sultra dan tentu sekaligus untuk mendengarkan secara langsung progres yang dilakukan pihak keamanan dalam upaya penangkapan/pengungapan pelaku/penyebar isu penghinaan suku muna.

Selain itu agar ditemukan strategi yang tepat agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Kami tinggal menunggu kepastian waktu dari Bapak Kapolda. Tentu juga sudah mendengarkan penjelasan pihak keamanan saat menerima aksi demonstrasi adik-adik pemuda dan mahasiswa serta terus mengikuti perkembangan keseriusan pihak keamanan dalam mengungkap isu penghinaan suku muna melalaui berbagai media yang ada.

“Dengan semangat profesionalisme dan kemajuan  teknologi serta dukungan kualitas SDM yang  dimiliki Polda Sultra, dirinya  menyakini pihak kepolisian tidak butuh waktu lama dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan pemilik akun medsos dan pemilik admin group Facebook secara tuntas  termasuk pengembangan dan mengungkap motifnya dan tujuan apa melakukan penghinan suku muna ,” jelasnya.

Semoga agenda silaturahmi dengan bapak Kapolda Sultra dapat segera terlaksana dan memperoleh penjelasan terkait penyelidikan serta penyidikan tuntas, pelaku isu penghinaan ditangkap dan diungkap secara utuh dan transparan. Apa yang terjadi hari ini dapat menjadi pembelajaran berharga bagi semua pihak untuk tidak mudah menyebarkan isu sara dari kelompok manapun apalagi ini memasuki hajatan tahun politik tahun 2024 pemilihan kepala daerah, pileg serta pilpres, harap Rektor Kampus Seksi ini.

Dirinya yakin ada hikmah besar yang dapat dipetik bagi semua pihak dari kejadian ini khususnya LB Muna, pentingnya membangun komunikasi dan silaturahmi, harmonisasi, mengokohkan persaudaraan, kebersamaan dan persatuan, hidup saling memahami, menghormati dan menghargai, hati- hati dan cerdas memanfaatkan medsos, hati-hati terhadap berita hoax, tidak mudah terprovokasi, pengembangan ilmu dan teknologi yang taat azas, peraturan, hukum dan hak-hak asasi manusia serta lingkungan.

Saat ini pihak keamanan sedang bekerja mengungkap pelaku, penyebar, motif serta tujuan isu penghinaan suku muna, sehingga kita perlu sedikit bersabar dan menahan diri  dan semoga dalam waktu tidak terlalu lama segalanya terungkap jelas dan tuntas.

“Kita percaya Polri semakin profesional sehingga saya yakin pelaku segera diproses secara hukum seadil-adilanya,”

Ia mengajak kepada semua warga masyarakat Sultra tidak mudah terpancing dengan situasi seperti ini, karena bisa saja ada oknum atau kelompok tertentu yang bisa memanfaatan isu seperti ini demi memenuhi kepentingan pribadi dan kelompoknya, sehingga sudah sepatutnya kewaspadaan ditingkatkan , perlu check dan rechek  jika ada informasi/isu, serta semangat kebersamaan, persaudaraan dan persatuan diperkuat, dengan catatan harga diri, kebenaran dan keadilan harus diperjuangkan dan dipertahankan.

Dirinya yakin dan pastikan bahwa  negara /pemerintah akan selalu hadir untuk melindungi dan menjamin keamanan, kenyamanan, ketertiban dan kesejehateran masyarakat demi daya saing daerah dan Indonesia maju.Sultra ini adalah masa depan Indonesia, saya kira semua pihak patut mengambil peran dan bertanggungjawab untuk memastikan  daerah ini tetap aman, tertib dan nyaman serta bergandengan tangan untuk memastikan proses pembangunan tetap berjalan lancar secara berkelanjutan dan masayarakatnya yang  makmur dan sejahtera. 

 

Reporter :La Ode Hamid

Editor      : Anshar

Follow Publikasi Kami di Google News: Klik Haluoleo News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *