HaluOleoNews.ID, KENDARI – Sebanyak 162 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Universitas Halu Oleo (UHO) menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka selama 10, 20, hingga 30 tahun. Penghargaan ini diberikan kepada tenaga pendidik (dosen) dan tenaga kependidikan yang dinilai memiliki loyalitas serta dedikasi tinggi dalam mendukung kemajuan institusi.
Pelaksana tugas (Plt) Rektor UHO, Dr. Herman, S.H., LL.M, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh penerima penghargaan. Ia menegaskan bahwa Satyalancana Karya Satya bukan sekadar simbol, melainkan bentuk pengakuan negara atas kontribusi nyata para ASN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
“Jumlah penerima tahun ini cukup banyak, mencapai 162 orang. Hal ini juga dipengaruhi karena pada tahun sebelumnya tidak ada ASN yang menerima penghargaan serupa,” ungkapnya.
Menurutnya, penghargaan ini merupakan hasil dari proses panjang yang tidak mudah. Para calon penerima harus melalui sejumlah tahapan seleksi yang ketat, dimulai dari pengusulan di tingkat universitas, verifikasi administrasi oleh sekretariat, hingga penilaian akhir di tingkat kementerian.
“Prosesnya tidak instan. Setelah diusulkan dari universitas, dilakukan verifikasi berkas, kemudian diajukan ke kementerian untuk seleksi lanjutan guna memastikan kelayakan penerima,” jelasnya.
Ia menambahkan, salah satu indikator utama dalam penilaian adalah rekam jejak kedisiplinan ASN selama masa pengabdian. ASN yang pernah mendapatkan sanksi disiplin tidak dapat diusulkan sebagai penerima penghargaan tersebut.
Lebih lanjut, Dr. Herman berharap penghargaan ini dapat menjadi pemacu semangat bagi seluruh ASN di lingkungan UHO untuk terus meningkatkan kinerja dan profesionalisme.
“Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas dedikasi yang telah diberikan. Harapannya, para penerima dapat terus menunjukkan bahwa mereka memang layak dan pantas mendapatkan penghargaan tersebut, serta menjadi contoh bagi ASN lainnya,” pungkasnya.
Sementara itu, salah satu penerima Satyalancana Karya Satya, Maulid, mengaku bersyukur atas penghargaan yang diterimanya setelah mengabdi selama 20 tahun di UHO. Ia menilai penghargaan ini merupakan bukti nyata perhatian institusi terhadap pegawai yang telah menunjukkan komitmen dan loyalitas.
“Ini merupakan bentuk penghargaan yang sangat berarti bagi kami. Selain melalui proses seleksi, salah satu syarat utama adalah tidak pernah mendapatkan hukuman disiplin. Ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja lebih baik,” ujarnya.
Maulid juga berharap penghargaan ini dapat memotivasi ASN lainnya untuk terus menjaga integritas dan meningkatkan kualitas kinerja dalam memberikan pelayanan terbaik, baik di bidang akademik maupun administrasi.
Pemberian Satyalancana Karya Satya ini diharapkan tidak hanya menjadi bentuk penghargaan semata, tetapi juga memperkuat budaya kerja yang profesional, disiplin, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan di Universitas Halu Oleo. (Red)








