HaluOleoNews.ID, KENDARI – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sulawesi Tenggara bersama Kementerian Agama Kota Kendari menandatangani komitmen bersama dalam rangka akselerasi digitalisasi ekosistem rumah ibadah melalui implementasi QRIS di masjid-masjid se-Kota Kendari.
Kepala KPw BI Sultra, Edwin Permadi mengatakan, kerja sama tersebut menjadi langkah konkret untuk mendorong pemanfaatan sistem pembayaran digital di lingkungan rumah ibadah, sekaligus memperkuat edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan QRIS.
“Melalui komitmen ini, kami juga akan mendistribusikan Kotak Amal Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah kepada 50 masjid se-Kota Kendari sebagai bentuk edukasi serta mendorong budaya Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, khususnya selama bulan Ramadan,” ujarnya baru- baru ini.
Selain itu, BI turut menghadirkan program BAROQAH (Berbagi Amal Ramadan Oleh QRIS Agar Hidup Berkah). Program ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan QRIS dalam kegiatan sosial keagamaan, terutama dalam penyaluran dana amal selama Ramadan agar lebih mudah, transparan, dan akuntabel.
Tidak hanya fokus pada digitalisasi, BI juga mengajak masyarakat untuk semakin memahami cara mengenali keaslian uang Rupiah melalui metode 3D, yakni Dilihat, Diraba, dan Diterawang.
Di samping itu, masyarakat juga diimbau untuk merawat uang Rupiah dengan prinsip 5J, yaitu Jangan dilipat, Jangan dicoret, Jangan diremas, Jangan distapler, dan Jangan dibasahi.
Melalui sinergi antara penyediaan uang tunai yang memadai, percepatan pembayaran digital, serta peran aktif masyarakat dalam bertransaksi secara bijak, diharapkan kelancaran sistem pembayaran pada periode Ramadan hingga Idulfitri 2026 dapat semakin terjaga. (Red)






