HaluOleoNews.ID, KENDARI – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara, Edwin Permadi, menegaskan komitmen BI dalam mendorong penguatan ekonomi daerah melalui berbagai program selama Ramadan, mulai dari penukaran uang, pasar murah, hingga edukasi digitalisasi sistem pembayaran.
Hal tersebut disampaikan Edwin saat menghadiri kegiatan Ramadan Sultra Fest 2026 yang digelar di Kendari, Rabu (4/3/2026).
Edwin menjelaskan, program penukaran uang kini dilakukan secara lebih tertib dan modern melalui aplikasi resmi BI. Dengan sistem tersebut, masyarakat dapat melakukan pemesanan jadwal penukaran uang secara digital sehingga prosesnya lebih mudah, aman, dan terorganisir.
Menurutnya, kegiatan penukaran uang tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat selama Ramadan dan menjelang Idulfitri, tetapi juga membawa tiga misi utama dalam mendukung perekonomian daerah.
“Pertama, mendukung pengembangan ekonomi halal, termasuk mendorong sertifikasi halal bagi pelaku usaha. Kedua, menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM agar tetap aktif selama bulan Ramadan. Ketiga, memperkuat digitalisasi sistem pembayaran,” ujar Edwin.
Ia menekankan bahwa momentum Ramadan seharusnya tidak membuat aktivitas ekonomi melambat. Sebaliknya, berbagai kegiatan yang digelar diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Melalui Ramadan Sultra Fest, BI Sultra juga menghadirkan sejumlah kegiatan pendukung seperti pasar murah, lomba edukatif, hingga kampanye Bangga, Paham, dan Pakai Rupiah.
Selain itu, BI turut mengintegrasikan edukasi sistem pembayaran digital kepada masyarakat, termasuk penggunaan QRIS dan berbagai kanal pembayaran non-tunai lainnya.
“Ini momen three in one. Dalam satu kegiatan kita bisa sekaligus mendorong ekonomi daerah, pengembangan ekonomi halal, dan digitalisasi sistem pembayaran,” jelasnya.
Edwin menambahkan, rangkaian kegiatan ini sebelumnya telah melalui tahap soft launching bersama Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara dan dijadwalkan berlangsung hingga 15 Maret 2026.
Rencananya, grand launching kegiatan akan dilakukan oleh Andi Sumangerukka selaku Gubernur Sulawesi Tenggara sebagai bentuk sinergi antara BI, pemerintah daerah, dan perbankan.
Edwin berharap seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, pelaku usaha, dan media, dapat mendukung serta mengajak masyarakat untuk meramaikan kegiatan tersebut.
“Kami berharap masyarakat bisa ikut berpartisipasi karena ada pasar murah, penukaran uang, serta berbagai kegiatan menarik lainnya selama Ramadan,” pungkasnya. (Red)






