Diterpa Isu Miring, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran Tetap Catatkan Prestasi dari Daerah hingga Internasional

HaluOleoNews.ID, KENDARI – Di tengah isu miring terkait dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang sempat beredar pada Maret 2026 lalu, Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, justru terus menunjukkan kinerja dan prestasi yang membanggakan bagi daerah yang dipimpinnya.

Berbagai capaian berhasil diraih Pemerintah Kota Kendari di bawah kepemimpinan Siska Karina Imran, mulai dari tingkat daerah, regional, nasional hingga internasional. Mei 2026 lalu saja, Sejumlah penghargaan dan pengakuan tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pembangunan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Salah satu capaian terbesar adalah keberhasilan Kota Kendari menjadi tuan rumah perhelatan internasional United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC) Executive Bureau Meeting 2026 yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kota Kendari ke-195.

Mendatangkan, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, hingga Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait.

Tak hanya itu, Pemerintah Kota Kendari juga menorehkan prestasi di tingkat regional Sulawesi. Pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Sulawesi yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri, Kota Kendari berhasil meraih peringkat II kategori Penurunan Tingkat Pengangguran tingkat kota.

Atas keberhasilan tersebut, Kota Kendari memperoleh insentif fiskal sebesar Rp2 miliar sebagai bentuk penghargaan atas kinerja pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di bidang pengendalian inflasi, Kota Kendari juga mendapat apresiasi langsung dari Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Akhmad Wiyagus. Apresiasi diberikan atas konsistensi Pemerintah Kota Kendari dalam melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang telah digelar hingga 200 kali dan menjadi yang terbanyak di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Selain itu, Kota Kendari kembali mempertahankan prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 14 kali secara berturut-turut. Capaian tersebut menjadi indikator pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan transparan.

Prestasi lainnya datang dari sektor kebudayaan dan pendidikan. Pemerintah Kota Kendari menerima Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah Tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Tak berhenti di situ, Pemerintah Kota Kendari juga terus memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai pihak, baik di dalam maupun luar negeri. Sejumlah nota kesepahaman (MoU) yang tengah dijajaki diharapkan dapat membuka peluang investasi, pengembangan sumber daya manusia, serta percepatan pembangunan daerah.

Sementara itu, terkait isu yang sempat beredar, pihak Kepolisian Daerah (Polda) melalui Paur Mitra Subbid Penmas Bidang Humas, Ipda Hasrun, S.H mengaku belum menerima informasi resmi mengenai persoalan tersebut. Ia menyatakan masih melakukan penelusuran informasi.

“Untuk informasi tersebut, kita masih cari informasinya,” ujar singkatnya.

Terlepas dari berbagai isu yang berkembang, sederet capaian yang berhasil diraih Pemerintah Kota Kendari menunjukkan bahwa roda pemerintahan dan program pembangunan tetap berjalan optimal. Berbagai penghargaan yang diterima menjadi indikator bahwa kinerja pemerintah daerah terus mendapat pengakuan dari berbagai pihak, baik di tingkat regional, nasional maupun internasional. (Red)

Follow Publikasi Kami di Google News: Klik Haluoleo News    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *