HaluOleoNews.ID, KENDARI – Kepala SMK Negeri 2 Kendari, Ahmad Mustapa, S.Pd., M.Pd berharap momentum bulan suci Ramadan dapat menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai keislaman, karakter, serta akhlak mulia bagi para siswa di lingkungan sekolah.
Menurutnya, Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk menanamkan nilai ketakwaan, meningkatkan keimanan, serta membentuk pribadi siswa yang berakhlakul karimah.
“Dengan hikmah Ramadan ini, kita harapkan akan semakin menguatkan nilai-nilai Islami dalam diri kita semua, khususnya kepada anak-anak kami di SMK Negeri 2 Kendari, sehingga terbentuk karakter dan akhlak yang mulia,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pihak sekolah setiap tahun rutin menggelar berbagai kegiatan keagamaan selama bulan Ramadan. Kegiatan tersebut di antaranya pesantren kilat serta program berbagi yang melibatkan para siswa.
Program berbagi tersebut dilakukan melalui pengumpulan infak dari para siswa yang kemudian disalurkan kepada warga sekolah yang membutuhkan, seperti petugas kebersihan dan beberapa tenaga pendukung lainnya.
“Ini sudah menjadi program rutin kami setiap tahun di bulan Ramadan. Ada pesantren kilat dan juga kegiatan siswa berbagi dalam bentuk infak. Sasaran awalnya adalah warga sekolah seperti cleaning service dan beberapa pihak yang membutuhkan,” jelasnya.
Tidak hanya itu, pihak sekolah juga berencana menyalurkan bantuan kepada masyarakat di sekitar lingkungan sekolah setelah pertengahan Ramadan.
“Nanti setelah tanggal 17 Ramadan, kami juga akan berbagi kepada warga sekitar sekolah. Mereka akan kami undang berkumpul di sekolah, kemudian bantuan akan diserahkan secara langsung,” katanya.
Ahmad Mustapa menambahkan, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepedulian sosial para siswa terhadap lingkungan sekitar.
Para siswa, kata dia, turut berpartisipasi secara langsung dengan menyumbangkan berbagai kebutuhan pokok seperti beras dan mi instan untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Anak-anak sangat senang karena mereka dilibatkan langsung dalam kegiatan berbagi. Ini menjadi pembelajaran bagi mereka untuk peduli kepada sesama,” ungkapnya.
Ia berharap melalui berbagai kegiatan selama Ramadan, para siswa dapat keluar dari bulan suci ini dengan membawa perubahan positif dalam sikap dan perilaku.
“Ramadan adalah bulan rahmat, bulan maghfirah, dan bulan ampunan. Harapan kita setelah Ramadan, anak-anak dapat menjadi pribadi yang pemaaf, bertutur kata baik, serta memiliki akhlakul karimah,” tuturnya.
Selain itu, setelah libur Lebaran, pihak sekolah juga akan menggelar kegiatan halal bihalal sebagai bagian dari mempererat silaturahmi antara guru dan siswa.
“Biasanya setelah masuk sekolah pasca Lebaran, kami melaksanakan apel bersama kemudian halal bihalal antara guru dan siswa. Kami saling berjabat tangan dan saling memaafkan di lapangan sekolah,” pungkasnya. (Red)






