HaluOleoNews.ID, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan kewirausahaan di kalangan generasi muda. Hal tersebut disampaikan Asisten III Setda Kota Kendari, La Ode Manaz Salihin saat menghadiri pelantikan akbar HIPMI PT Sultra periode 2026- 2027, pada Sabtu (28/3/2026).
Dalam kesempatan itu, La Ode Manaz Salihin yang hadir mewakili Wali Kota Kendari menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa amanah yang diemban bukanlah hal ringan, melainkan tanggung jawab besar dalam mencetak generasi pengusaha muda yang tangguh, kreatif, dan inovatif.
Menurutnya, tema pelantikan kali ini sangat relevan dengan tantangan zaman. Mahasiswa, kata dia, tidak lagi hanya dipersiapkan sebagai pencari kerja, tetapi harus mampu menjadi pencipta lapangan kerja yang memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah.
“Mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Melalui HIPMI Perguruan Tinggi, diharapkan lahir ide-ide bisnis inovatif berbasis teknologi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Pemkot Kendari terus mendorong penguatan ekosistem kewirausahaan melalui berbagai program pemberdayaan. Mulai dari pelatihan, pendampingan, hingga akses pembiayaan terus dibuka guna mendukung tumbuhnya wirausaha baru, khususnya dari kalangan anak muda.
Selain itu, ia mengapresiasi adanya kegiatan sharing session dalam rangkaian pelantikan yang dinilai menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk bertukar pengalaman dan mendapatkan inspirasi dari para pelaku usaha yang telah sukses.
“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk membuka wawasan dan memotivasi mahasiswa agar mulai berwirausaha sejak dini,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, La Ode Manaz Salihin berpesan kepada seluruh pengurus HIPMI PT Sulawesi Tenggara agar senantiasa menjaga semangat kolaborasi, integritas, dan profesionalisme dalam menjalankan organisasi. Ia berharap HIPMI PT dapat menjadi wadah pembinaan yang produktif dan inklusif serta melahirkan pengusaha muda yang mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan bangsa.
Sementara itu, Sekretaris Umum BPD HIPMI Sulawesi Tenggara, Ayu Berliner Hugua menegaskan bahwa pelantikan ini menjadi awal dari tanggung jawab besar dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan di lingkungan kampus.
Menurutnya, mahasiswa harus mampu menjadi pencipta lapangan kerja yang adaptif dan berdaya saing, baik di tingkat lokal maupun global. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor sebagaimana visi besar HIPMI Sulawesi Tenggara, yakni “Unlimited Collaboration”.
“Melalui HIPMI PT, kami ingin menciptakan ekosistem kewirausahaan yang inklusif dan progresif, tanpa sekat antara dunia kampus dan dunia usaha,” ungkapnya.
Dalam pelantikan tersebut, sebanyak 88 pengurus dari empat perguruan tinggi resmi dikukuhkan. Rinciannya, UHO sebanyak 39 orang, UM Kendari 23 orang, STIE 66 Kendari 15 orang, serta UMW sebanyak 11 orang. Seluruhnya telah melalui proses seleksi dan kaderisasi internal organisasi. (Red)











