HaluOleoNews.ID, KENDARI – SMAN 9 Kendari menjadi salah satu sekolah penerima Program Indonesia Pintar (PIP) di wilayah Sulawesi Tenggara, khususnya di Kota Kendari. Program ini menyasar ratusan siswa sebagai upaya mendukung keberlangsungan pendidikan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu.
Kepala SMAN 9 Kendari, Dr. Aslan, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa jumlah penerima bantuan PIP di sekolahnya tergolong cukup besar dibandingkan sekolah lain.
“Penerima bantuan PIP di sini termasuk paling banyak,” ujarnya.
Program Indonesia Pintar (PIP) sendiri dikelola oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dengan tujuan membantu biaya personal pendidikan siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat mengenyam pendidikan.
Bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan sekolah, seperti pembelian buku dan alat tulis, seragam, perlengkapan sekolah, hingga biaya transportasi dan kebutuhan penunjang lainnya.
Selain bantuan PIP, SMAN 9 Kendari juga baru-baru ini menerima dukungan dari Kementerian Sosial berupa bantuan seragam sekolah bagi siswa.
Menurut Dr. Aslan, latar belakang ekonomi peserta didik di SMAN 9 Kendari memang cukup beragam, dengan sebagian besar berasal dari kalangan menengah ke bawah. Banyak siswa yang berasal dari keluarga dengan pekerjaan sebagai nelayan, tukang becak, hingga masyarakat di kawasan pesisir dan permukiman padat.
“Memang di sini banyak siswa dari keluarga menengah ke bawah, seperti dari kawasan pesisir, anak nelayan, hingga pekerja informal lainnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, berbagai bantuan tersebut sangat membantu siswa dalam memenuhi kebutuhan pendidikan, sekaligus meringankan beban ekonomi orang tua.
Dengan adanya program bantuan dari pemerintah, pihak sekolah berharap tidak ada lagi siswa yang terhambat dalam mengakses pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi. SMAN 9 Kendari pun berkomitmen untuk terus mendukung siswa agar tetap bersekolah dan meraih prestasi. (Red)











