Tinjau Kawasan Pesisir, Wamen PKP dan Wali Kota Kendari Dorong Penataan Permukiman Nelayan

HaluOleoNews.ID, KENDARI- Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah bersama Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran meninjau sejumlah lokasi kawasan pesisir dan permukiman di Kota Kendari, Kamis (5/3/2025).

Beberapa lokasi yang dikunjungi di antaranya kawasan kumuh di Jalan Bhayangkari Bahari, Kelurahan Poasia, Kecamatan Abeli, kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Papalimba, serta Rumah Susun Sewa (Rusunawa) di Kelurahan Puday.

Dalam kunjungan tersebut, Fahri Hamzah menyampaikan bahwa penataan kawasan pesisir perlu menjadi perhatian serius, mengingat banyak wilayah pesisir di Indonesia yang masih dihuni masyarakat namun belum tertata dengan baik.

Menurutnya, terdapat sekitar 12.781 kawasan pesisir yang dihuni masyarakat di seluruh Indonesia, sehingga penataan kawasan seperti yang dilakukan di RTH Papalimba dapat menjadi contoh bagi daerah pesisir lainnya.

“Presiden sekarang sudah menganggarkan sekitar 1.000 program kampung nelayan merah putih. Paling tidak kalau kita tata seperti ini, semua kawasan pesisir tidak lagi menjadi tempat kumuh, tetapi menjadi tempat yang bersih dan bagus,” ujarnya.

Ia juga menilai kawasan pesisir seperti Papalimba memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata. Namun, pengelolaannya harus diperkuat, terutama dari sisi pemeliharaan fasilitas, sanitasi, dan pengelolaan sampah.

“Yang paling utama adalah pemeliharaan, sanitasi, dan pengelolaan sampahnya harus bagus. Kadang-kadang kita juga kekurangan tenaga untuk menjaga kebersihan kawasan seperti ini,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kendari untuk terus melakukan penataan kawasan pesisir serta meningkatkan kualitas lingkungan permukiman masyarakat. Program ini diharapkan mampu menjadikan kawasan pesisir tidak hanya bersih dan tertata, tetapi juga memiliki nilai ekonomi melalui pengembangan wisata. (Red)

Follow Publikasi Kami di Google News: Klik Haluoleo News    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *