11 Bakal Calon Rektor UHO Lolos Administrasi, Panitia Segera Laporkan ke Kemdiktisaintek

HaluOleoNews.ID, KENDARI – Panitia Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2026–2030 memastikan seluruh bakal calon (balon) rektor yang telah mendaftar dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi.

Ketua Panitia Pilrek UHO, Prof. Ali Bain, mengungkapkan bahwa setelah proses verifikasi dokumen terhadap 11 bakal calon rektor yang mendaftar hingga penutupan pendaftaran pada 2 Juni 2026, seluruhnya dinyatakan lolos administrasi dan akan dilaporkan kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

“Jadi ke-11 Balon Rektor ini bakal kita laporkan kepada pihak Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi,” ujar Prof. Ali Bain.

Ia menjelaskan, setelah tahapan pendaftaran berakhir, proses pemilihan rektor akan memasuki tahapan seleksi administrasi atau penjaringan yang dijadwalkan berlangsung pada 9–17 Juni 2026.

Selanjutnya, pada 18 Juni 2026, Senat UHO akan menggelar rapat untuk mengumumkan hasil penjaringan bakal calon rektor. Sehari kemudian, yakni 19 Juni 2026, hasil penjaringan tersebut akan disampaikan kepada Kemdiktisaintek sekaligus mengundang perwakilan kementerian untuk menghadiri tahapan penjaringan berikutnya.

Tahapan selanjutnya adalah penerimaan dokumen visi, misi, dan program kerja bakal calon rektor yang berlangsung pada 22–26 Juni 2026. Kemudian pada 29 Juni 2026, para bakal calon rektor akan memaparkan visi, misi, dan program kerjanya dalam Rapat Senat Terbuka.

Sementara itu, pada 30 Juni 2026, Senat UHO akan melaksanakan rapat tertutup untuk menyaring tiga calon rektor terbaik yang akan melaju ke tahap berikutnya.

Hasil penyaringan tiga calon rektor tersebut akan disampaikan kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada 1 Juli 2026 beserta seluruh dokumen pendukung yang dipersyaratkan.

Memasuki Juli hingga Agustus 2026, ketiga calon rektor akan mengikuti tahapan wawancara yang dilaksanakan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Pada periode yang sama juga akan dilakukan penyampaian undangan pemilihan calon rektor kepada kementerian.

Puncak proses pemilihan dijadwalkan berlangsung pada 10 Agustus 2026 melalui Rapat Senat Tertutup Pemilihan Calon Rektor. Setelah itu, hasil pemilihan akan diserahkan kepada Menteri untuk proses penetapan.

Calon rektor terpilih selanjutnya akan diajukan kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk ditetapkan dan dilantik sebagai Rektor Universitas Halu Oleo periode 2026–2030.

Sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia, pelantikan Rektor UHO periode 2026–2030 akan dilaksanakan pada 25 Agustus 2026 oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Dengan jumlah pendaftar mencapai 11 orang, Pemilihan Rektor UHO tahun 2026 tercatat menjadi salah satu kontestasi dengan jumlah peserta terbanyak dalam sejarah pemilihan pimpinan perguruan tinggi negeri terbesar di Sulawesi Tenggara tersebut. (Red)

Follow Publikasi Kami di Google News: Klik Haluoleo News    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *