HaluOleoNews.ID, KENDARI – Kepala SMAN 9 Kendari, Dr. Aslan, S.Pd., M.Pd., mengimbau seluruh siswa-siswi untuk tidak menambah masa libur sekolah di luar jadwal yang telah ditentukan, khususnya selama momentum bulan suci Ramadan.
Berdasarkan jadwal libur yang tertuang dalam Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra Nomor B/2727/421/11/2026. Secara efektif masa libur sekolah dimulai pada Senin, 16 Maret 2026, dan berakhir pada 28 Maret 2026.
Ia menegaskan bahwa masa libur sekolah seharusnya dimanfaatkan secara bijak dengan melakukan berbagai aktivitas yang positif dan bermanfaat, terutama yang bernilai keagamaan.
“Kami mengarahkan kepada para siswa untuk memprioritaskan kegiatan-kegiatan keagamaan di bulan suci Ramadan ini,” ujarnya baru- baru ini.
Selain itu, ia juga mengingatkan agar siswa tetap disiplin dan tidak memperpanjang waktu libur secara mandiri. Menurutnya, kedisiplinan merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter siswa.
Dr. Aslan berharap para siswa dapat memanfaatkan waktu di rumah untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan, sekaligus membantu orang tua dalam aktivitas sehari-hari.
“Kami juga berharap siswa bisa membantu orang tua di rumah serta melakukan kegiatan-kegiatan positif lainnya, khususnya meningkatkan ibadah selama Ramadan,” tambahnya.
Ia menambahkan, momentum Ramadan tidak hanya menjadi waktu untuk beristirahat dari aktivitas sekolah, tetapi juga kesempatan untuk meningkatkan kualitas diri, baik dari segi spiritual maupun sosial. (Red)






