Buntut Kecelakaan Bus di Tegal, Walkot Tangsel Minta Dishub “Ramp Check” Kendaraan Rombongan Peziarah

Pemerintahan1164 Dilihat

HaluoleoNews.ID, TANGERANG SELATAN- Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie meminta Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan pengecekan kendaraan rombongan peziarah buntut dari kecelakaan bus peziarah Tangsel, di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Kecelakaan bus rombongan peziarah Tangsel terjadi pada Minggu (7/5/2023). Bus terperosok dan terguling ke sungai saat sedang parkir di objek wisata Guci.

“Ke depannya saya akan mintakan Dishub untuk melakukan ramp check, artinya para majelis taklim yang akan melakukan ziarah,” kata Benyamin Davnie di Serpong Utara, Selasa (9/5/2023).

Benyamin mengatakan ramp check akan dilakukan kepada rombongan yang akan melakukan ziarah dengan kendaraan umum. Selain melakukan pengecekan kendaraan, Benyamin juga meminta warga Tangerang Selatan melapor ke RT atau RW setempat.

“Sebelumnya koordinasi dengan lurah dulu boleh, melalui RT boleh, lapor ke dinas perhubungan, nanti PO (bus)nya mana, itu yang akan kita lakukan ramp check,” ujar dia.

Benyamin juga mempersilakan rombongan pariwisata jika ingin kendaraan umumnya dilakukan ramp check. Kata Benyamin, ramp check bisa dilakukan apabila rombongan melaporkan ke Dishub.

“Silakan, sepanjang mereka melaporkan kepada Dinas Perhubungan meminta bantuan untuk dilakukan ramp check,” kata dia.

Sebagai informasi, seratusan warga Tangsel berziarah ke Pekalongan dan Guci, Tegal, Jawa Tengah pada Sabtu (6/5/2023). Mereka berangkat dari Serpong Utara, lalu hendak kembali ke Tangerang Selatan pada Minggu (7/5/2023).

Namun, salah satu bus yang tengah terparkir terperosok hingga terguling terjun ke sungai di Objek Wisata Pemandian Air Panas Guci. Berdasarkan informasi, ada 36 orang yang berada di dalam bus saat kecelakaan terjadi.

Dua di antaranya meninggal, 34 korban lainnya mengalami luka ringan sampai berat. Dua korban meninggal, yakni Maja dan Ibin.

Maja dan Ibin telah dimakamkan di Serpong Utara. Masih ada dua korban lain yang dirawat di RSUD dr Soeselo, Tegal. Korban luka berat dan korban luka ringan dirawat di dua rumah sakit yang berbeda di Tangerang Selatan.

Korban luka sedang-berat dirawat di RSU Tangerang Selatan yang berada di Panulang. Untuk korban luka ringan mendapatkan perawatan di RSUD Serpong Utara.

Sumber: Kompas.com 

Follow Publikasi Kami di Google News: Klik Haluoleo News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *