HaluOleoNews.ID, KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari terus memastikan penyaluran bantuan bagi warga terdampak banjir dilakukan secara tepat sasaran. Untuk itu, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kendari menggandeng pihak kecamatan, kelurahan hingga RT/RW dalam proses pendataan korban banjir yang terjadi beberapa waktu lalu.
Pelaksana tugas (Plt) Dinas Sosial Kota Kendari, Rukmana mengatakan, sinergi lintas wilayah sangat penting agar bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) maupun bantuan lainnya benar-benar diterima masyarakat yang terdampak.
Menurutnya, sejauh ini Dinsos terus melakukan koordinasi dengan para camat di wilayah terdampak banjir untuk mempercepat proses pengumpulan data warga penerima bantuan.
“Dinsos akan berkoordinasi dengan para camat yang wilayahnya terdampak banjir. Setelah itu, camat akan berkoordinasi lagi dengan lurah dan RT/RW untuk mendata warga yang benar-benar terdampak,” ujarnya.
Ia menegaskan, proses pendataan harus dilakukan secara teliti agar tidak terjadi kesalahan dalam penyaluran bantuan. Sebab, pemerintah tidak ingin ada warga terdampak yang justru tidak menerima bantuan akibat kekeliruan data.
“Yang kita takutkan, jangan sampai kita berikan bantuan ada yang justru betul-betul terdampak malah tidak dapat karena keliru memasukkan data,” ungkapnya.
Rukmana menjelaskan, peran pemerintah di tingkat bawah menjadi kunci utama dalam memastikan validitas data masyarakat terdampak banjir. RT/RW hingga lurah dinilai paling mengetahui kondisi warganya di lapangan, termasuk tingkat kerusakan dan dampak yang dialami setiap keluarga.
Karena itu, kata dia, Dinsos tidak bisa bekerja sendiri dalam proses penyaluran bantuan kemanusiaan tersebut. Dibutuhkan kolaborasi seluruh unsur pemerintahan agar bantuan yang diberikan pemerintah dapat tepat sasaran dan merata.
“Jadi itulah fungsinya tingkat bawah, mulai dari RT/RW dan lurah sampai ke kecamatan,” katanya.
Selain pendataan penerima bantuan, koordinasi tersebut juga dilakukan untuk memastikan kebutuhan mendesak warga terdampak banjir dapat segera direspons pemerintah. Mulai dari kebutuhan pangan, perlengkapan dasar hingga layanan kesehatan bagi masyarakat yang masih terdampak pascabanjir.
Diketahui, Pemerintah Kota Kendari sendiri terus berupaya mempercepat penanganan dampak banjir di sejumlah wilayah. Selain menyalurkan bantuan pangan dan logistik, pemerintah juga fokus pada langkah penanganan jangka panjang guna meminimalisir risiko banjir kembali terjadi di kemudian hari. (Red)








