HaluOleoNews.ID, KENDARI – Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulawesi Tenggara, KBP Dr. Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si., mengikuti Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian dan Pengantar Purna Tugas Personel Ditlantas dengan TMT 1 Mei 2026. Kegiatan tersebut digelar pada Selasa pagi (5/5/2026) di Halaman Kantor PJR Polda Sultra.
Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran pejabat utama Ditlantas, di antaranya Wadir Lantas AKBP Arif Irawan, Kabag Bin Opsnal AKBP Faisal, serta seluruh personel Ditlantas Polda Sultra.
Dalam arahannya pada apel fungsi bulan Mei 2026, Dirlantas menyampaikan apresiasi atas kinerja personel, khususnya dalam pengamanan kegiatan May Day yang berjalan aman dan kondusif. Ia juga memberikan penghargaan kepada Polwan yang turut berperan aktif melalui pendekatan humanis dengan membagikan snack kepada peserta unjuk rasa.
Selain itu, Dirlantas menyoroti kesiapan jajaran dalam menghadapi agenda internasional Konferensi UCLG ASPAC yang akan digelar di Kota Kendari mulai 6 hingga 10 Mei 2026. Ditlantas Polda Sultra, kata dia, siap mendukung kelancaran kegiatan melalui pengamanan jalur, pengawalan, hingga rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi acara.

Menanggapi dinamika global yang berdampak pada kondisi ekonomi dan mobilitas masyarakat, Dirlantas menekankan pentingnya pendekatan bijak dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Menurutnya, penegakan hukum tetap harus berjalan seimbang dengan upaya meningkatkan keselamatan dan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Dirlantas juga mengingatkan kembali nilai-nilai utama yang harus dipegang oleh setiap anggota Polantas, yakni mengedepankan keselamatan, pelayanan prima, penegakan hukum yang adil, serta sikap humanis dan profesional. Ia menegaskan bahwa Polantas tidak hanya bertugas menindak pelanggaran, tetapi juga menjadi pelayan dan pelindung masyarakat di jalan raya.
Upacara ini turut menjadi momen penghormatan bagi dua personel terbaik, yakni Kompol Heli Nuroso yang menerima kenaikan pangkat pengabdian dan AKP Syamsul Bahri yang memasuki masa purna tugas. Dirlantas menyebut keduanya sebagai sosok teladan dan kebanggaan institusi.

“Tidak ada istilah mantan polisi, yang ada adalah purna Polri. Nilai-nilai pengabdian harus tetap melekat sepanjang hayat,” ujar Dirlantas. Ia pun berharap seluruh personel dapat meneladani dedikasi kedua perwira tersebut dalam menjalankan tugas hingga akhir masa pengabdian dengan penuh integritas.
Kegiatan ditutup dengan pemberian ucapan selamat serta doa bersama, sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan dedikasi personel kepada institusi, masyarakat, bangsa, dan negara. (Red)








