HaluOleoNews.ID, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari mulai menyalurkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) bagi warga terdampak banjir di tujuh kecamatan. Bantuan tersebut dijadwalkan diserahkan langsung oleh Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM pada Jumat (15/5/2026).
Bantuan CPP yang disiapkan Pemkot Kendari berasal dari pemerintah pusat melalui Bulog dengan total sebanyak 11 ton beras. Bantuan itu diperuntukkan bagi ribuan warga yang terdampak banjir dalam beberapa hari terakhir.
“Insya Allah, bantuan CPP dari pemerintah pusat besok sudah bisa kita salurkan,” ujar Siska, Kamis (14/5/2026).
Ia menjelaskan, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah Kota Kendari. Pemkot Kendari, kata dia, terus berupaya memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat bencana.
Berdasarkan data yang dihimpun pemerintah, sebanyak 1.339 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 5.449 jiwa tercatat sebagai penerima bantuan Cadangan Pangan Pemerintah tersebut.
Selain bantuan beras CPP, Pemkot Kendari juga terus mengkoordinasikan bantuan tambahan dari berbagai pihak, baik organisasi perangkat daerah (OPD), lembaga perbankan maupun pihak swasta untuk menjangkau warga yang belum terdata.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kota Kendari, Rukmana mengatakan, pihaknya masih menerima data tambahan warga terdampak banjir yang belum masuk dalam daftar penerima bantuan CPP dari pemerintah pusat.
“Jadi warga yang terdampak banjir yang datanya masuk daftar susulan, itu bantuannya akan diberikan melalui sumbangan dari para OPD dan Bank Sultra serta pihak lain,” ungkapnya.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar seluruh warga terdampak tetap mendapatkan bantuan dan tidak ada masyarakat yang terlewat. Saat ini, tim dari Dinas Sosial bersama aparat kecamatan dan kelurahan masih terus melakukan pendataan lanjutan di lapangan.
Pemkot Kendari juga memastikan proses penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dan tepat sasaran, terutama bagi warga yang rumahnya terdampak cukup parah akibat banjir.
Sementara itu, kondisi di sejumlah wilayah terdampak banjir mulai berangsur membaik, meski sebagian warga masih membutuhkan bantuan logistik dan kebutuhan pokok. Pemerintah kota pun tetap menyiagakan personel dan terus melakukan penanganan pascabanjir, termasuk pembersihan lingkungan serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak. (Red)






