OJK Dorong UMKM Konawe Melek Keuangan dan Akses Pembiayaan

HaluOleoNews.ID, KONAWE – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui kegiatan edukasi keuangan di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Sabtu (11/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen OJK dalam meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya pelaku UMKM, terhadap produk dan layanan jasa keuangan. Selain itu, edukasi ini juga bertujuan mendorong pemanfaatan layanan keuangan formal secara optimal dan bertanggung jawab.

Edukasi keuangan tersebut digelar dalam rangkaian Festival Jajanan Kuliner yang memperingati Hari Ulang Tahun ke-66 Kabupaten Konawe. Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Konawe, OJK Provinsi Sulawesi Tenggara, dan  Bank Indonesia (BI) Sultra.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat secara luas. Sekitar 120 peserta yang terdiri dari pelaku UMKM dan masyarakat umum turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Dalam pelaksanaannya, perwakilan OJK Sulawesi Tenggara menyampaikan berbagai materi penting, mulai dari tugas dan fungsi OJK, pengenalan industri jasa keuangan, pengelolaan keuangan usaha, hingga kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal, termasuk kejahatan berbasis social engineering.

Peserta juga mendapatkan pemahaman terkait pemanfaatan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) sebagai salah satu instrumen penting dalam mengakses pembiayaan. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya diskusi, khususnya terkait maraknya investasi ilegal, penggunaan SLIK, serta peran OJK dalam perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan.

Dalam kesempatan tersebut, OJK kembali mengingatkan masyarakat untuk memastikan bahwa lembaga dan produk jasa keuangan yang digunakan telah berizin dan diawasi OJK. Masyarakat juga diimbau memanfaatkan kanal pengaduan resmi seperti Kontak OJK 157, Aplikasi Portal Pelindungan Konsumen (APPK), serta Indonesia Anti-Scam Center (IASC).

Kepala OJK Sultra menegaskan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan keuangan serta berani menolak tawaran investasi ilegal.

“OJK akan terus memperluas jangkauan program edukasi keuangan sebagai bagian dari upaya mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, OJK berharap masyarakat Sulawesi Tenggara semakin memahami peran OJK serta mampu menerapkan prinsip 2L (Legal dan Logis) dalam memilih produk dan layanan keuangan. Di sisi lain, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM serta mendorong peningkatan inklusi keuangan, khususnya di Kabupaten Konawe. (Red)

Follow Publikasi Kami di Google News: Klik Haluoleo News    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *