HaluOleoNews.ID, KENDARI- Peresmian Gedung Kuliah Umum (GKU) milik Universitas Halu Oleo (UHO) kini tinggal menunggu proses penyerahan dari Kementerian PUPR kepada pihak kampus.
Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UHO, Dr. Herman, S.H., LL.M mengatakan bahwa gedung setinggi sembilan lantai tersebut secara fisik telah rampung dan siap digunakan setelah penyerahan resmi dilakukan.
“Gedungnya sudah selesai. Kita berharap penyerahannya bisa segera dilaksanakan,” kata Herman, Kamis (8/1).
Ia menjelaskan, pasca penyerahan, pihak universitas akan mengupayakan penganggaran untuk pengerjaan interior gedung. Namun, pengerjaan tersebut kemungkinan dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran.
“Kalau anggaran terbatas, paling tidak lantai 1 untuk lobi, serta lantai 6 dan 7 yang akan difungsikan sebagai ruang rektor dan wakil rektor, termasuk aula,” ujarnya.
Menurut Herman, GKU juga akan difungsikan sebagai gedung perkuliahan. Ruang-ruang kuliah di sisi kiri dan kanan gedung nantinya akan dialokasikan bagi fakultas-fakultas yang masih kekurangan gedung kuliah.
“GKU ini akan dibagi sesuai kebutuhan fakultas. Jadi nanti kita atur pembagiannya,” jelasnya.
Herman menambahkan, hingga saat ini belum ada jadwal pasti terkait penyerahan gedung tersebut. Namun, pihak kampus telah mengajukan permohonan resmi kepada Kementerian PUPR.
“Mungkin kemarin masih ada pekerjaan tambahan terkait masa pemeliharaan. Setelah itu, kemungkinan pihak kementerian yang akan berkomunikasi dengan kami,” tuturnya.
Terkait penamaan gedung, Herman menegaskan bahwa hal tersebut akan diputuskan melalui mekanisme resmi rapat senat universitas.
“Soal nama gedung, saya belum bisa mendahului. Itu akan diputuskan melalui rapat senat UHO dengan berbagai pertimbangan,” ucapnya.
Ia menegaskan, penunjukan dan pemberian nama GKU nantinya akan dilakukan sesuai prosedur dan mekanisme yang berlaku, setelah mendapat persetujuan pimpinan universitas dan senat. (Red)






