HaluOleoNews.ID, KENDARI — Pengurus Daerah (Pengda) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) melaksanakan audiensi ke Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sultra, Kamis (29/1/2026). Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membangun sinergi dalam mendukung transparansi, akuntabilitas, dan keterbukaan informasi publik.
Rombongan Pengda JMSI Sultra dipimpin langsung oleh Ketua JMSI Sultra, Adhi Yaksa Pratama, dan diterima oleh Kepala Subbagian Humas BPK Perwakilan Sultra, Restu Nur Rasyiidah Ihwan, di Kantor BPK Perwakilan Sultra, Kendari.
Dalam audiensi tersebut, JMSI Sultra menegaskan peran strategis media siber dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat, khususnya terkait pengelolaan keuangan negara dan daerah. Oleh karena itu, kolaborasi dengan lembaga negara seperti BPK dinilai penting untuk mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.
Ketua JMSI Sultra, Adhi Yaksa Pratama, menyampaikan bahwa sinergi antara media dan lembaga pengawas keuangan negara menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik.
“Melalui audiensi ini, JMSI Sultra berharap dapat memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan BPK Sultra, sehingga informasi yang disampaikan kepada publik dapat lebih akurat, objektif, dan sesuai dengan prinsip keterbukaan informasi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Subbagian Humas BPK Perwakilan Sultra, Restu Nur Rasyiidah Ihwan, menyambut baik audiensi tersebut dan menegaskan komitmen BPK untuk terus membuka ruang komunikasi dengan media sebagai mitra strategis.
Menurutnya, media memiliki peran penting dalam membantu masyarakat memahami tugas, fungsi, serta hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK secara komprehensif dan bertanggung jawab.
Audiensi ditutup dengan penyerahan plakat penghargaan dari Pengda JMSI Sultra kepada BPK Perwakilan Sultra sebagai bentuk apresiasi atas penerimaan audiensi dan sinergi yang telah terjalin. Penyerahan plakat tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam memperkuat silaturahmi, transparansi informasi, serta kolaborasi berkelanjutan ke depan. (Red)






