Spesialis Pencurian Sapi di Konawe Dibekuk Polisi, Total 14 Ekor Jadi Korban

HaluOleoNews.ID, KONAWE – Tim Reserse Mobile (Resmob) Polres Konawe berhasil membekuk seorang pria berinisial AR (31) yang diduga sebagai pelaku spesialis pencurian sapi dan selama ini meresahkan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Konawe.

Pelaku diamankan di Kelurahan Tuoy, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, pada Rabu (28/1/2026) sekitar pukul 16.30 WITA. Dari tangan pelaku, polisi turut mengamankan dua ekor sapi yang diduga merupakan hasil kejahatan.

Kasat Reskrim Polres Konawe, AKP Taufik Hidayat, mengungkapkan pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan seorang warga yang menjadi korban pencurian sapi di Desa Anggotoa, Kecamatan Wawotobi, pada Selasa (27/1/2026).

Menurutnya, peristiwa terungkap saat ponakan korban melihat sapi milik pamannya diangkut menggunakan mobil pick up. Karena mengenali kendaraan tersebut, korban kemudian menghubungi pemilik mobil dan memperoleh informasi bahwa sapi itu dibawa ke rumah seorang warga berinisial A di Kelurahan Inalahi, Kecamatan Wawotobi.

“Korban mendatangi lokasi dan memastikan bahwa sapi yang berada di rumah A benar miliknya. Awalnya A tidak mengakui asal-usul sapi tersebut, namun setelah didesak, A mengaku membeli sapi itu dari seseorang dan menunjukkan foto penjualnya,” jelas AKP Taufik.

Korban yang tidak mengenali orang dalam foto tersebut kemudian melaporkan kejadian itu ke Polres Konawe. Berdasarkan laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi dan menangkap pelaku.

“Hasil interogasi menunjukkan pelaku mengakui telah melakukan pencurian sapi di beberapa lokasi di Kabupaten Konawe. Total ada 14 ekor sapi yang dicuri,” ungkapnya.

Rinciannya, empat ekor sapi dicuri di Desa Anggotoa, lima ekor sapi di sekitar Bendungan Anggotoa, serta lima ekor sapi lainnya di Desa Andabia.

Saat ini, pelaku AR telah diamankan di Mapolres Konawe untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya korban lain.

“Kasus ini masih terus kami kembangkan dan tidak menutup kemungkinan masih ada korban lainnya,” pungkas AKP Taufik. (Red)

Follow Publikasi Kami di Google News: Klik Haluoleo News    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *