HaluOleoNews.ID, KENDARI — Pemerintah Kota Kendari bergerak cepat menyalurkan bantuan pangan bagi warga terdampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Kendari. Bantuan tersebut merupakan bagian dari distribusi cadangan pangan pemerintah yang disalurkan serentak di enam kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.
Di Kota Kendari, bantuan diterima langsung oleh Asisten II Setda Kota Kendari, Nismawati, didampingi Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari di gudang Bulog, Rabu (13/5/2026). Bantuan berupa beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) itu kemudian langsung dipindahkan ke gedung eks media center Rumah Jabatan Wali Kota Kendari untuk dilakukan pengemasan ulang sebelum didistribusikan kepada masyarakat.
Pemkot Kendari memastikan proses penyaluran dilakukan secepat mungkin agar bantuan segera diterima warga yang terdampak banjir di berbagai wilayah.
“Asistensi dari pemerintah pusat harus segera kita tindak lanjuti. Hari ini bantuan langsung kita keluarkan dari gudang Bulog untuk selanjutnya dikemas dan disalurkan ke masyarakat melalui Dinas Sosial, kelurahan hingga RT,” ujar Nismawati.
Ia menjelaskan mekanisme penyaluran bantuan CPP berbeda dengan bantuan reguler karena jumlah beras yang diterima dihitung berdasarkan jumlah jiwa dalam satu rumah tangga. Setiap warga terdampak memperoleh 2,1 kilogram beras.
“Kalau ada 10 jiwa dalam satu rumah maka mendapat 21 kilogram beras. Kalau tiga jiwa berarti 6,3 kilogram. Jadi distribusinya benar-benar disesuaikan dengan data korban terdampak,” jelasnya.
Menurut Nismawati, tantangan utama dalam proses distribusi yakni beras masih dikemas dalam karung ukuran 50 kilogram sehingga harus dipisahkan kembali sesuai jumlah penerima di lapangan. Meski demikian, Pemkot Kendari memastikan proses pengemasan dan distribusi dilakukan secara bertahap dan tepat sasaran.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulawesi Tenggara, Ari Sismanto, mengatakan pemerintah memprioritaskan kebutuhan pangan masyarakat di tengah kondisi bencana yang masih terjadi di sejumlah daerah.
“Ini gerak cepat pemerintah untuk membantu masyarakat terdampak. Pangan harus kita kedepankan,” ujarnya.
Ia menyebutkan bantuan pangan yang disalurkan di Sulawesi Tenggara mencapai 52 ton beras dan 3.060 liter minyak goreng untuk masyarakat terdampak di Kota Kendari, Konawe Selatan, Kolaka Timur, Kolaka, Konawe dan Konawe Utara.
Pemerintah daerah bersama Bulog diminta mempercepat penyaluran bantuan agar masyarakat tidak terlalu lama menunggu di tengah kondisi pascabanjir yang masih berlangsung.
Pemkot Kendari memastikan bantuan pangan akan terus disalurkan hingga seluruh warga terdampak banjir menerima kebutuhan pokok selama masa pemulihan bencana. (Red)






