UPA Laboratorium Terpadu UHO Raih KAN ISO/IEC 17025:2017, Alim Marhadi Dinilai Berhasil Benahi Kinerja

HaluOleoNews.ID, KENDARI – Belum genap satu tahun menakhodai Unit Penunjang Akademik (UPA) Laboratorium Terpadu Universitas Halu Oleo (UHO), Dr. (Cand) Muhamad Alim Marhadi, S.Pd., M.Pd. dinilai berhasil membawa unit yang dipimpinnya ke arah yang jauh lebih baik.

Sejak menjabat, Alim Marhadi mampu merealisasikan target utamanya, yakni membawa UPA Laboratorium Terpadu UHO meraih akreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN) ISO/IEC 17025:2017 untuk ruang lingkup pengujian tanah. Capaian ini menjadi tonggak penting pengakuan kompetensi laboratorium UHO di tingkat nasional maupun internasional.

Tak hanya itu, UPA Laboratorium Terpadu juga ditetapkan sebagai Lembaga Uji Mutu dan Lembaga Uji Efektivitas Pupuk Organik, Pupuk Hayati, dan Pembenah Tanah, berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 04/Kpts/SR.340/M/01/2025.

Suasana penandatanganan Perjanjian Kinerja 2026 oleh Kepala UPA Laboratorium Terpadu disaksikan Plt. Rektor UHO, Dr. Herman, S.H., LL.M.

“Torehan ini menjadi pengakuan formal atas kompetensi teknis, keandalan metode uji, serta penerapan sistem manajemen mutu laboratorium yang memenuhi standar nasional dan internasional,” ungkap Alim Marhadi, di sela-sela Rapat Kerja (Raker) UHO, Selasa (13/1/2025).

Menurutnya, penunjukan tersebut memberikan legitimasi nasional kepada UPA Laboratorium Terpadu UHO untuk berperan aktif dalam pengujian mutu dan efektivitas produk pertanian, khususnya yang mendukung peningkatan produktivitas serta keberlanjutan sektor pertanian.

Alim Marhadi juga memaparkan bahwa capaian kinerja tahun 2025 secara kualitatif telah tercapai 100 persen, meskipun masih terdapat beberapa indikator kuantitatif yang belum sepenuhnya memenuhi target.

“Target mahasiswa riset misalnya 55 orang, namun yang terealisasi 30 orang. Meski demikian, ini tetap menunjukkan tren perkembangan yang positif,” jelasnya.

Plt. Rektor UHO, Dr. Herman, S.H., LL.M menandatangani Draf Perjanjian Kinerja 2026 UPA Laboratorium Terpadu.

Dari sisi penguatan Sarana dan Prasarana (Sapras), tahun 2025 ditandai dengan penambahan berbagai peralatan laboratorium mutakhir, di antaranya perangkat artificial intelligence serta kulkas mikro bersuhu 1–40 derajat yang menunjang kegiatan pengujian dan riset.

“Di tingkat Sulawesi Tenggara, UPA Laboratorium Terpadu UHO menjadi satu-satunya laboratorium yang terintegrasi dalam pengujian mineral dan telah diakui secara nasional,” tutur Alim Marhadi.

Ke depan 2026, pihaknya akan melakukan profiling seluruh peralatan laboratorium, meliputi nama alat, prinsip kerja, serta jenis pengujian yang dapat dilakukan. Informasi tersebut akan disosialisasikan kepada masyarakat dan dunia usaha agar keberadaan UPA Laboratorium Terpadu dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Terutama bagi industri yang membutuhkan pengujian dengan standar tinggi, seperti pengujian kualitas air minum dalam kemasan,” pungkasnya.
(Red)

Follow Publikasi Kami di Google News: Klik Haluoleo News    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *