Warga Terdampak Banjir di Kendari Mulai Keluhkan Puluhan Penyakit

HaluoleoNews.ID, KENDARI- Pasca banjir yang  terjadi belum lama ini, masyarakat Kota Kendari mulai mengeluhkan kesehatannya terganggu. Diantaranya, Febris (demam), ISPA (flu + batuk + demam), Hipertensi, Tinea Corporis (gatal- gatal badan dan sela- sela jari kaki dan tangan).

Selanjutnya, Myalgia (sakit badan, nyeri tulang, pegal- pegal), Cepalgia (Sakit kepala), Diare dan Gastritis ( mual, sakit lambung).

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari, drg. Fauziah mengatakan, Dinkes Kendari bersinergi dengan Dinkes Sulawesi Tenggara (Sultra) terus memantau kesehatan warga yang tinggal di wilayah terdampak banjir.

Kata Fauziah, untuk memudahkan pemberian pelayanan kesehatan  kepada warga, Dinkes menyediakan sejumlah posko kesehatan di lima tempat terjadi banjir. Adalah Kampung salo, Lorong Lasolo, Tunggala Dalam (Baito), Jalan Transito Wua-wua dan Lorong Durian (Wua-wua).

“Selain itu, Dinas Kesehatan juga menyediakan layanan mobile di beberapa titik,  yakni di Jl. Segar Kec. Kadia, Kel. Pondambea Kec. Kadia, Kel. Bende Kec. Kadia, Kel. Tobuuha Kec. Puuwatu, Kel. Mandonga Kec. Mandonga, Kel. Korumba Kec. Mandonga dan Kel. Anggoeya Kec. Poasia,” ujarnya, Sabtu (16/3/2024).

Selain itu, di 15 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) melakukan pelayanan dan pemeriksaan kesehatan di lokasi bencana serta melakukan rujukan ke Puskesmas atau Rumah Sakit (RS) jika diperlukan. (red)

Follow Publikasi Kami di Google News: Klik Haluoleo News    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *