HaluoleoNews.ID, KENDARI- Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Kendari menggelar Rapat Kerja (Raker) perdana, bertempat di Zahra Hotel Kendari, pada Sabtu (14/12/2024). Turut dihadiri, diantaranya Penjabat (Pj) Wali Kota diwakili Sekda Kendari, dr. Sukirman; Ketua FPK Kendari, Dra. Hj. Sri Yastin Asrun, M.M beserta pengurus.
Para Pejabat lingkup Kendari; rektor atau pimpinan kampus yang ada di Kendari; Kepolisian Resort Kota (Polresta) Kendari; Komandan Kodim (Dandim) 1417 Kendari, dan para paguyuban di nusantara yang berada di Kota Lulo (sebutan untuk Kendari).
Dalam sambutannya, Pj Wali Kota Kendari yang diwakili Sekda, dr. Sukirman mengatakan, bahwa FPK merupakan wadah informasi, konsultasi, dan kerjasama antar warga masyarakat yang diarahkan untuk penumbuhan, pemeliharaan, dan pemantapan kebangsaan. Dimana proses pembangunan kebangsaan, pelaksanaannya meliputi beberapa beberapa kegiatan.
Diantaranya sambung Sukirman, integrasi anggota masyarakat dari berbagai ras, suku , dan etnis melalui interaksi sosial dalam bidang bahasa, adat istiadat, dan seni budaya serta perekonomian guna mewujudkan kebangsaan Indonesia tanpa menghilangkan identitas ras, suku, dan etnis dari masing- masing.

“Pembangunan kebangsaan merupakan komitmen bangsa dalam mengukuhkan semangat kebhinekaan agar persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga. Inilah yang menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama dalam lingkup Pemda khususnya Kendari yang kita cintai,“ ujarnya.
Diera teknologi infomasi saat ini, pembangunam kebangsaan sangat penting. Melemahnya persatuan dan kesatuan bangsa ditandai dengan mudahnya masyarakat terprovokasi dan termakan isu sara yang mnyesatkan sebagai musuh nyata kita saat ini.

Oleh karenanya, pembangunan saat ini harus terus digelorakan dan diperjuangkan secara sungguh- sungguh, sehingga dapat menekan konflik dan potensi konflik yang sering terjadi di Kendari. Diposisi inilah, FPK mempunyai peram yang sangat strategis dalam menjaga persatuan dan kebhinekaan Kendari sebagai Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Sejak zaman dahulu bebernya, sudah terbiasa dengan perbedaan suku, etnis dan budaya. Namun tetap dapat berdampingan hidup, ini menandakan masyarakat Kendari yang dicintai menjunjung tinggi persatuan , kedamaiam, dan saling menghormati satu sama lain.
“Sekalipun demikian, kehadiran FPK Kendari sangat dbutuhkan untuk menjaga konduktivitas di tengah masyarakat yang mempunyai potensi konflik, utamanya dalam kondisi saat ini. Kita baru saja selesai menyelenggarakan pesta demokrasi yaitu Pilkada yang berjalan dengan kondusif,“ ucapnya.

Ia juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dan berpartisipasi dalam menjaga keamanan, kedamaian dan Kondusifitas selama proses Pilkada kemarin. Selain itu, atas nama Pemkot Kendari mengajak semuanya untuk benar- benar berkomitmen dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Sehingga lanjutnya, FPK dapat menjalankan dan melaksanakan fungsinya dengan strategis sebagai salah satu wujud bukti, wujud bakti kepada masyarakat, bangsa dan negara.
Sementara itu, Ketua FPK Kendari, Dra. Hj. Sri Yastin Asrun, M.M mengungkapkan, bahwa Raker ini baru pertama kali dilaksanakan. Sehingga kehadirannya dalam kegiatan ini merupakan kehormatan yang sangat besar bagi FPK dan menunjukan semangat kebersamaan dalam menjaga dan memperkuat pembangunan kebangsaan di tengah masyarakat yang beragam.

“Sebagai Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Kendari, saya mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan acara ini. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada 52 org pengurus dari berbagai unsur kerukunan paguyuban yang hadir dalam forum ini . Partisipasi aktif pengurus mnjadi bukti nyata komitmen kita dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa,“ ungkapnya.
Sebutnya, FPK menjadi kiprah penting sebagai jembatan dialog antar kelompok masyarakat ditengah dinamika sosial yang kompleks . FPK memiliki tanggung jawab untuk menjaga harmoni dan mendorong interaksi yang kontruktif diantara berbagai elemen masyarakat. Melalui forum ini, pihaknya berupaya membangun ruang inklusif yang menjunjung tinggi nilai nilai kebhinekaan .

“Rapat kerja (Raker) ini merupakan langkah awal yang strategis bagi FPK Kendari untuk merumuskan Program Kerja (Proker) yang relevan dan berdampak nyata. Kita dihadapkan pada tantangan untuk menciptakan program- program yang tidak hanya mempererat hubungan antar kelompok masyarakat tapi juga kontribusi pada pembangunan sosial di kendari,“ tuturnya.

“Saya optimis dengan kolaborasi dan sinergi yang kuat kita dapat mencapai tujuan tersebut. Sebagai FPK yang mewakili berbagai unsur masyarakat, FPK diharapkan mnjadi contoh dalam menciptakan kerukunan di tengah perbedaan. Marilh kita manfaatkan kesempatan ini untuk merumuskan gagasan- gagasan yang inovatif dan solutif dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, saya percaya forum ini, dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi kemajuan daerah kita,“ pungkasnya. (red)






