Raker APEKSI VI di Kendari, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran Rumuskan Solusi Tantangan Fiskal Daerah dan Pengelolaan Sampah

HaluOleoNews.ID, KENDARI – Kota Kendari menjadi pusat pertemuan para kepala daerah kawasan timur Indonesia dalam Rapat Kerja (Raker) VI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI). Forum yang mempertemukan 17 pemerintah kota dari Sulawesi, Maluku, dan Papua tersebut membahas berbagai isu strategis daerah, mulai dari pengelolaan sampah, keterbatasan fiskal, hingga penguatan kolaborasi antardaerah.

Ketua APEKSI Komwil VI yang juga Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran,  SKM mengatakan Raker APEKSI  tahun ini mengusung tema “Kolaborasi dan Sinergi Membangun Indonesia Timur” dengan subtema “Penanganan dan Pengelolaan Sampah Berbasis Partisipasi”.

Menurut Siska, persoalan sampah saat ini menjadi isu nasional yang mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat dan menjadi salah satu agenda utama pembahasan dalam Rakorwil.

“Persoalan sampah merupakan isu nasional yang menjadi atensi Presiden. Karena itu, kami menghadirkan berbagai narasumber dan kepala daerah untuk berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan sampah di daerah masing-masing,” ujarnya.

Ia menjelaskan, APEKSI merupakan wadah yang menghimpun 98 pemerintah kota di Indonesia yang terbagi dalam enam regional. Khusus Komwil VI yang meliputi Sulawesi, Maluku, dan Papua beranggotakan 17 kota dan saat ini dipimpin oleh Kota Kendari.

Siska menegaskan komitmen Komwil VI untuk mendorong pemerataan pembangunan di kawasan timur Indonesia.

“Kita tidak ingin hanya beberapa kota yang maju. Kita ingin seluruh kota di kawasan timur berkembang bersama tanpa ada yang tertinggal. Itulah semangat yang kami bangun melalui APEKSI Komwil VI,” katanya.

Sementara itu, Perwakilan Pengurus Pusat APEKSI yang juga Wali Kota Ternate, Dr. H. M . Tauhid Soleman, M.Si menyampaikan bahwa Komwil memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak organisasi dalam menyuarakan berbagai tantangan daerah sekaligus merumuskan solusi dan rekomendasi yang nantinya dibawa ke forum nasional.

Menurutnya, hasil Rakorwil di Kendari akan menjadi salah satu bahan pembahasan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APEKSI yang dijadwalkan berlangsung di Kota Medan pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026.

“Komwil menjadi forum berbagi praktik baik dan pengalaman antarkota. Berbagai persoalan yang dibahas hari ini akan dirumuskan menjadi rekomendasi untuk dibawa ke Rakernas,” ujarnya.

Ia mengakui seluruh pemerintah daerah saat ini menghadapi tantangan yang relatif sama, terutama akibat tekanan ekonomi global dan kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada kapasitas fiskal daerah.

Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian antara lain transfer ke daerah (TKD), pembatasan belanja pegawai, pembiayaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), hingga pelaksanaan proyek strategis nasional di daerah.

Selain itu, berbagai isu sektoral seperti pengelolaan sampah, transformasi digital, mitigasi bencana, dan perubahan iklim juga memerlukan kebijakan yang tepat serta dukungan kolaborasi lintas daerah.

Karena itu, APEKSI mendorong seluruh pemerintah kota untuk memperkuat sinergi dan kerja sama sebagai solusi menghadapi keterbatasan yang ada.

“Kolaborasi dan sinergi saat ini bukan lagi pilihan, tetapi sudah menjadi kebutuhan. Melalui APEKSI, kita dapat saling berbagi pengalaman, saling membantu, dan mencari solusi bersama untuk berbagai persoalan daerah,” katanya.

Dalam forum tersebut juga disampaikan berbagai program yang tengah dijalankan APEKSI, termasuk penyusunan buku City Branding dan Center of Excellence yang memuat potensi unggulan dari 98 kota di Indonesia sebagai media promosi daerah hingga tingkat internasional.

Selain itu, APEKSI juga tengah mengembangkan berbagai kemitraan strategis dengan sejumlah lembaga untuk mendukung isu konservasi energi, kesehatan masyarakat, ketahanan iklim, pembiayaan kreatif daerah, hingga penyusunan rekomendasi revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Raker APEKSI Komwil VI di Kendari diharapkan menjadi momentum konsolidasi pemerintah kota di kawasan timur Indonesia dalam merumuskan berbagai solusi atas tantangan pembangunan sekaligus memperkuat posisi daerah dalam forum nasional melalui Rakernas APEKSI di Medan.

Melalui semangat “Maju dan Tumbuh Bersama”, APEKSI Komwil VI berkomitmen memperkuat kerja sama antarkota agar pembangunan di kawasan timur Indonesia berlangsung lebih merata dan berkelanjutan. (Red) 

Follow Publikasi Kami di Google News: Klik Haluoleo News    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *