HaluOleoNews.ID, KENDARI – Rangkaian kegiatan Rapat Kerja (Raker) Komisariat Wilayah (Komwil) VI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) tidak hanya diisi dengan agenda rapat dan diskusi. Para peserta juga diajak mengenal lebih dekat berbagai potensi unggulan Kota Kendari melalui kegiatan city tour yang menampilkan inovasi pengelolaan lingkungan, kawasan konservasi, hingga destinasi wisata andalan daerah.
Kegiatan tersebut diikuti langsung oleh Wali Kota Kendari, Wakil Wali Kota Kendari, Sekretaris Daerah Kota Kendari, serta para kepala daerah dan delegasi dari 16 kota anggota APEKSI Komwil VI yang berasal dari kawasan Indonesia Timur.
City tour menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Kendari memperkenalkan wajah kota yang terus berkembang dengan tetap mengedepankan aspek keberlanjutan, pelestarian lingkungan, dan pengembangan sektor pariwisata.
Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Bank Sampah Kodya di Kelurahan Watu-Watu. Di tempat ini, para peserta melihat secara langsung sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang telah berjalan dan memberikan manfaat ekonomi bagi warga.
Delegasi tampak antusias menyimak penjelasan mengenai proses pemilahan, pengumpulan, hingga pengelolaan sampah yang dilakukan secara terpadu. Kunjungan tersebut sekaligus menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam mendukung program pengurangan sampah dari sumbernya.
Inovasi pengelolaan sampah yang diterapkan dinilai sejalan dengan semangat Raker APEKSI Komwil VI yang menitikberatkan pada kolaborasi dan sinergi dalam penanganan persoalan lingkungan melalui keterlibatan aktif masyarakat.
Setelah meninjau pengelolaan sampah, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kebun Raya Kendari. Kawasan konservasi yang menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Kota Kendari itu menawarkan keindahan alam sekaligus fungsi edukasi dan penelitian.
Para peserta diajak menikmati suasana hijau yang asri sambil mengenal berbagai jenis flora khas Sulawesi yang dikembangkan di kawasan tersebut. Keberadaan Kebun Raya Kendari dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pelestarian keanekaragaman hayati sekaligus menjadi ruang terbuka hijau yang memberikan manfaat ekologis bagi kota.
Para delegasi memberikan apresiasi terhadap pengembangan kawasan yang mampu mengintegrasikan fungsi konservasi, pendidikan, dan wisata dalam satu lokasi.
Perjalanan city tour kemudian ditutup dengan kunjungan ke Pantai Nambo, salah satu destinasi wisata unggulan Kota Kendari. Hamparan pasir yang luas, panorama laut yang indah, serta suasana pesisir yang nyaman menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta.
Momen tersebut juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antardaerah dalam suasana yang lebih santai dan penuh keakraban. Interaksi yang terjalin di luar forum resmi diharapkan dapat semakin memperkuat kerja sama antarkota di kawasan Indonesia Timur.
Melalui kegiatan city tour ini, para peserta tidak hanya memperoleh pengalaman wisata, tetapi juga mendapatkan gambaran nyata mengenai berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kota Kendari. Mulai dari pengelolaan lingkungan, pengembangan kawasan konservasi, hingga penguatan sektor pariwisata yang menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan kota berkelanjutan.
Pemerintah Kota Kendari berharap kunjungan tersebut dapat menjadi sarana promosi yang efektif sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antardaerah. Dengan memperlihatkan berbagai potensi dan inovasi secara langsung, Kota Kendari semakin menegaskan posisinya sebagai kota yang terus tumbuh, berdaya saing, dan siap menjadi pusat kolaborasi pembangunan di wilayah timur Indonesia. (Red)






