HaluOleoNews.ID, KONSEL – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Prof. Stella Christie, A.B., Ph.D., menargetkan Sekolah Garuda yang dibangun di Desa Lebo Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara, mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027.
Hal tersebut disampaikan Prof. Stella saat meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Garuda di Konawe Selatan. Ia mengapresiasi percepatan pembangunan yang dinilai berjalan sesuai target meskipun menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
“Kita bersyukur pembangunan berjalan tepat waktu meskipun di tengah berbagai tantangan, termasuk kondisi geoteknik yang cukup sulit serta tantangan harga minyak dan bahan baku. Namun dengan kerja keras semua pihak, kita optimistis sekolah ini dapat menerima siswa pada tahun ajaran mendatang,” ujarnya.
Menurut Stella, progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 60 persen. Meski demikian, sebagian besar pekerjaan yang tersisa merupakan tahap penyelesaian atau finishing.
“Sekitar 60 persen rata-rata progres pembangunan. Ada bangunan yang sudah lebih dari itu dan ada yang masih di bawah. Namun bangunan inti seperti gedung sekolah, asrama putra, rumah guru, dan rumah kepala sekolah sebagian besar sudah melampaui 60 persen. Bahkan beberapa rumah guru sudah hampir mencapai 90 persen,” jelasnya.
Stella menegaskan bahwa Sekolah Garuda merupakan sekolah berasrama yang diperuntukkan bagi siswa-siswa terbaik dari berbagai daerah di Indonesia. Seleksi peserta didik dilakukan secara nasional oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dengan sistem yang berbeda dari sekolah pada umumnya.
“Penerimaan siswa tidak berdasarkan zonasi. Seleksi dibuka untuk seluruh Indonesia dan dilakukan berdasarkan prestasi akademik, latar belakang ekonomi, serta faktor geografis,” katanya.
Ia menjelaskan, peserta didik yang berasal dari keluarga kurang mampu memperoleh nilai tambahan dalam proses seleksi. Begitu pula siswa yang berasal dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta wilayah tempat Sekolah Garuda berada.
“Jadi ada afirmasi untuk aspek ekonomi dan geografis agar kesempatan mendapatkan pendidikan berkualitas dapat dirasakan secara lebih merata,” tambahnya. (Red)






