HaluOleoNews.ID, KENDARI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari mencatat sebanyak 657 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 2.985 jiwa terdampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Kendari, Jumat malam.
Data tersebut disampaikan Kepala BPBD Kota Kendari, Cornelius Padang berdasarkan hasil pantauan lapangan dan laporan masyarakat hingga pukul 22.04 WITA.
Beberapa wilayah yang terdampak banjir di antaranya bantaran Kali Wanggu Kelurahan Lepo-Lepo, kawasan Transito/Tunggala Kelurahan Wua-Wua, BTN Findayani Polres, Jalan Terong Anduonohu, Jalan Durian Anduonohu, Bundaran Pesawat dekat SPBU Ade, perumahan dekat Kantor Lurah Lepo-Lepo, hingga Lorong Bangau Anduonohu.
Selain itu, banjir juga terjadi di Jalan Malengkeri depan Kantor BPN Kota Kendari, Jalan Veteran Kelurahan Wowanggu, kawasan Hidayatullah Kelurahan Kambu, sekitar Toko HBM Anduonohu, Jalan Kelapa Anduonohu, kawasan Poltekkes, serta Kelurahan Tobimeita.
Kepala BPBD Kota Kendari, Cornelius Padang mengatakan, data tersebut masih bersifat sementara dan akan terus diperbarui berdasarkan perkembangan di lapangan.
“Data sementara yang kami himpun kejadian banjir hari ini berdasarkan data lapangan dan informasi dari kelurahan. Kami akan update kembali perkembangannya besok,” ujarnya.
Meski demikian, Cornelius menyampaikan kondisi di beberapa titik mulai menunjukkan perkembangan positif karena genangan air berangsur surut.
“Beberapa titik airnya sudah surut seperti di Tunggala, Kelurahan Anduonohu, Bundaran Tank dan beberapa lokasi lainnya,” katanya.
BPBD Kota Kendari bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan guna memastikan situasi tetap terkendali dan masyarakat terdampak mendapatkan penanganan yang dibutuhkan.
Cornelius berharap cuaca segera membaik sehingga debit air dapat terus menurun dan aktivitas masyarakat kembali normal.
“Kita memantau sampai besok, semoga situasi membaik dan hujan sudah berangsur surut. Semoga Kota Kendari dijauhkan dari segala musibah bencana yang lebih besar,” harapnya. (Red)






