Dukung Penerapan Sistem Digitalisasi, Dishub Sultra Sinergi dengan Bank Sultra Lewat E-Tiketing dan Penggunaan QRIS di Pelabuhan dan Terminal

HaluoleoNews.ID, KENDARI- Dalam rangka efektivitas dan efisiensi serta meminimalisir calo di pelabuhan dan terminal. Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menjalin kerja sama dengan Bank Sultra terkait  digitalisasi lewat E- Tiketing, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), dan Transfer antar bank.

Selain Bank Sultra, Dishub Sultra juga berkerjasama dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sultra. Tujuannya sendiri untuk mendukung penerapan sistem digitalisasi yang ada di instansi pemerintah khususnya di Sultra, apalagi Dishub mempunyai program Digital Transportasi Sultra atau DT Sultra.

Kepala Dishub Sultra, Dr. Muhamad Rajulan, S.T., M.Si mengatakan, bahwa penggunaan E- Tiketing ini berawal sejak 2017 silam. Kala itu memang ada pemeriksaan dari pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait dengan karcis yang dianggap sangat merepotkan karena menyita waktu dan penyimpanannya susah. Sehingga disarankan menggunakan atau pakai sistem E- Tiketing seperti yang dilakukan di Jakarta.

Dari situ sambungnya, pihaknya tidak lagi menggunakan tiket manual (karcis), beralih memakai aplikasi (E-Tiketing) dan berkembang  di 13 pelabuhan yang sudah ada Peraturan Gubernurnya (Pergub). Diantaranya, Kendari- Wawonii; Torobulu- Tampo; Baubau- Wara; Amolengo- Labuan; Mawasangka- Donggala- Tondasi.

“Alhamdulillah pelabuhan penyeberangan itu ada 13 pelabuhan yang sudah memakai E-Tiketing. Insya Allah dalam tahun ini kita usahakan online memakai Bank Sultra, modelnya seperti E-money berlaku di pelabuhan saja tinggal di Top Up atau isi ulang di masing- masing Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang bisa digunakan di seluruh pelabuhan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, kartunya (E-Tiketing) sendiri dari Dishub. Bebernya, tinggal penyedia aplikasinya dari Bank Sultra. Uangnya akan tercatat di bank plat merah milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) itu atau Bank Sultra jadi lebih aman. Selain E-Tiketing, pihaknya juga menggunakan QRIS Bank Sultra dan menggandeng Bapenda.

“Tapi sekarang ini, kita lagi tunggu SK (Surat Keputusan) dari pak Gubernur untuk Nomor Rekening. Jadi  nanti semua sistem yang ada di pelabuhan itu terdigitalisasi dengan baik, satu aplikasi memuat semuanya,” ucapnya kepada media ini.

Katanya, pelabuhan laut itu ada 2, pertama pelabuhan penyeberangan dan pelabuhan regional. Sedangkan di darat, ada terminal dan parkir. Dalam waktu dekat Dishub akan berlakukan parkir ditepi jalan, nanti pengguna jasanya bisa menggunakan E-Tiketing dan QRIS.

Harapannya, 2025 mendatang tidak ada lagi transaksi uang tunai melainkan uang digital. Dan rencana ini, mendapat dukungan dari Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sultra.  (red)

Follow Publikasi Kami di Google News: Klik Haluoleo News    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *