HaluOleoNews.ID, KENDARI – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari resmi mengukuhkan 489 mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam Jabatan Batch IV Tahun 2025 Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Sabtu (25/4/2026). Pengukuhan yang berlangsung di Ballroom Multimedia kampus itu menjadi tonggak awal pelaksanaan program PPG di IAIN Kendari.
Rektor IAIN Kendari, Prof. Dr. Husain Insawan, M.Ag., menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi penanda dimulainya tanggung jawab profesional sebagai pendidik.
“Ini adalah pengukuhan perdana program PPG di IAIN Kendari. Ke depan, kami berharap tetap mendapat kepercayaan untuk membuka batch berikutnya,” ujarnya.
Menurutnya, keberlanjutan program PPG sangat bergantung pada dukungan kebijakan dari Kementerian Agama serta kesiapan institusi dalam menjaga kualitas penyelenggaraan. Ia berharap pada 2026 IAIN Kendari kembali memperoleh kuota untuk melanjutkan program tersebut.
Lebih jauh, Prof. Husain menekankan bahwa status sebagai guru profesional menuntut lebih dari sekadar penguasaan materi ajar. Para lulusan PPG, kata dia, dituntut mampu membentuk generasi yang unggul, adaptif, dan inovatif.
“Pengukuhan ini adalah momentum meneguhkan komitmen sebagai pendidik yang berintegritas dan berdedikasi. Tanggung jawabnya bukan ringan, karena Anda semua berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” katanya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Dr. Imelda Wahyuni, M.Pd.I., menyoroti pentingnya program PPG dalam meningkatkan kapasitas guru secara menyeluruh. Ia menyebut, guru tidak lagi cukup berperan sebagai penyampai ilmu, tetapi juga sebagai pembentuk karakter dan peradaban.
“Guru adalah pelita. Dalam pendidikan Islam, ia harus menghadirkan nilai kasih sayang, keadilan, dan cinta dalam proses pembelajaran,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa kompetensi guru mencakup aspek profesional, pedagogik, sosial, dan kepribadian. Keempat aspek tersebut, menurutnya, harus berjalan seimbang agar guru mampu menjalankan perannya secara utuh.
Pengukuhan ratusan guru ini sekaligus menjadi ujian awal bagi IAIN Kendari dalam memastikan dampak nyata dari program PPG. Tantangannya bukan hanya meluluskan peserta, tetapi memastikan para guru yang dihasilkan benar-benar mampu menjawab kebutuhan pendidikan di lapangan.
Dengan pengukuhan ini, IAIN Kendari menempatkan diri dalam peta pengembangan pendidikan profesi guru, sekaligus membuka ruang evaluasi terhadap kualitas dan keberlanjutan program di masa mendatang. (Red)







