Jadi Komoditi Penyebab Inflasi, Pj Wali Kota Kendari Bersama Forkopimda Galakkan Penanaman Cabai dan Tomat di SMPN 2 Kendari

HaluoleoNews.ID, KENDARI- Sebagai upaya menekan inflasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggalakkan penanaman cabai dan tomat di lingkungan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Kendari, Selasa (16/1/2024).

Cabai dan tomat merupakan dua komoditi pertanian yang terus menjadi penyumbang terhadap tingginya laju inflasi di Kendari. Terlebih pada momen Idul Fitri, Idul Adha, Natal dan Tahun Baru.

Selain itu, kondisi musim dan hama penyakit juga dapat menurunkan produksi yang menyebabkan suplai di pasar menurun sehingga berdampak pada tingginya harga komoditi pertanian ini.

Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup mengatakan, bahwa inflasi akibat meningkatnya harga cabai dan tomat ini memberi dampak signifikan terhadap pengeluaran rumah tangga, maupun usaha kuliner dan lebih luas mempengaruhi pertumbuhan ekonomi regional maupun nasional.

“Kenaikan harga beberapa komoditas penyumbang inflasi khususnya cabai dan tomat diprediksi akan terus naik jika suplai dari petani tidak segera tertangani,” ujarnya.

Selain itu, untuk menekan laju inflasi pihaknya juga menjalankan gerakan pangan murah yang berkerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan Kendari dengan melibatkan berbagai pihak.

Ia berharap, kolaborasi yang telah dilakukan bersama Forkopimda dan distributor ini dapat terus berlanjut dan menjadi upaya bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Untuk mengendalikan atau menekan laju inflasi salah satunya melalui peningkatan pasokan komoditi cabai dan tomat ke pasar secara berkesinambungan.

“Tentunya, dengan meningkatkan produktivitas dengan perluasan areal tanam dan intensifikasi serta  menggalakkan penanaman tidak hanya ditingkat kelompok tani saja namun akan dilakukan di sekolah, Puskesmas dan lahan kosong di pekarangan rumah masyarakat,” pungkasnya. (red) 

Follow Publikasi Kami di Google News: Klik Haluoleo News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *