HaluoleoNews.ID, KENDARI- Sebelum tiga nama Calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2025- 2029 terpilih diserahkan atau diusulkan ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdiktisaintek RI).
Pihak Panitia Pemilihan Rektor (Pilrek) UHO periode 2025- 2029, aktif bekerja melakukan penelusuran rekam jejak tiga Calon Rektor (Calrek) terutama berkaitan dengan pelanggaran integritas akademik dan pelanggaran Plagiarisme.
Ketua Senat UHO, Prof. Dr. Jamili, M.Si mengatakan, bahwa apabila ditemukan track record atau rekam jejak calon rektor yang mengarah kepada pelanggaran atau cacat. Katanya, akan dikomunikasikan lebih lanjut dan dibawa ke forum senat sebelum sampai ke Kemdiktisaintek RI.
“Kan sebelum dikirim ke menteri dokumen tiga calon rektor, panitia juga sudah dengan sangat detail menelusuri rekam jejak calon,” ujarnya baru- baru ini.
Prof Jamili mengungkapkan, bahwa apabila ada dugaan pelanggaran oleh Calon Rektor tersebut harus disertai dengan bukti- bukti yang konkret atau bukti yang nyata, bukan main tuduh saja tanpa adanya bukti yang nyata.
“Kalau buktinya konkret, itu bisa dibawa ke senat untuk di rapatkan. Sekali lagi Panitia Pilrek UHO ini kepanjangan tangan dari senat, semua mekanisme pengambilan keputusan dilakukan melalui mekanisme rapat senat,” tutur Prof. Jamili.
Diketahui, berdasarkan jadwal tahapan pengangkatan Rektor UHO periode 2025- 2029, penyampaian hasil penyaringan tiga calon rektor kepada Mendiktisaintek beserta dokumen kelengkapannya, pasa 14- 15 Mei 2025. Sekaligus, penyampaian undangan Pemilihan Calon Rektor kepada Mendiktisaintek. (Red)






