HaluoleoNews.ID, KENDARI- Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) terintegrasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2024 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar Pemeriksaan Kesehatan (Pemkes) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Satap 15 Konawe Selatan (Konsel), Jumat (16/8/2024).
Selain Pemkes, mahasiswa KKN Tematik UHO ini juga mengedukasi para guru- guru tentang bahaya berbagai penyakit dan cara mencegahnya. Diketahui, Tim PkM terintegrasi KKN Tematik FMIPA UHO ini diketuai Prof Edi Cahyono M.Si dan Dr. Arman S. Si, M. Si (anggota).
Ketua Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Tematik UHO, Prof Edi Cahyono M.Si mengatakan ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan KKN Tematik UHO di SDN dan SMP Satap 15 Konsel. Sebutnya, salah satunya Pemkes kepada para guru (kadar kolesterol, asam urat, dan gula darah).
“Pemkes ini sangat penting dilakukan, karena merupakan bagian terpenting untuk menjaga pola hidup sehat seseorang,” ujarnya.

Ketua KKN Tematik UHO, Harisalam Tohamba mengungkapkan, bahwa kegiatan ini merupakan Program Kerja (Proker) Divisi Kesehatan kelompok KKN Tematil di SDN- SMPN Satap 15 Konsel. Dimana Pemkes ini, diikuti seluruh guru SDN- SMPN Satap 15 Konsel di Desa Lalowiu.
Ia menuturkan, berdasarkan Pemkes meliputi, Kesehatan Optimal: Guru dalam keadaan sehat sehingga dapat melaksanakan tugas mengajar dengan efektif dan tanpa gangguan kesehatan.
Deteksi Dini: Masalah kesehatan atau penyakit dapat terdeteksi lebih awal dan ditangani dengan cepat. Kesadaran Kesehatan : Guru menjadi lebih sadar akan pentingnya gaya hidup sehat dan melakukan perubahan positif jika diperlukan.

” Selanjutnya, kami lakukan Pencegahan Penyakit, agar dapat Mencegah penyebaran penyakit menular dan mengurangi risiko kesehatan di lingkungan sekolah” katanya
Selain itu, Peningkatan Produktivitas : Guru dapat bekerja dengan produktif dan efisien karena tidak terganggu oleh masalah kesehatan. Dan Kesejahteraan Mental : Memastikan kesehatan mental guru terjaga, sehingga dapat menciptakan lingkungan belajar yang positif dan mendukung siswa.
“Yang dimana Memberikan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan pencegahan dari berbagai penyakit, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup,” pungkasnya. (rls)












