HaluOleoNews.ID, KENDARI – Masyarakat Buton dan Wakatobi patut berbangga. Putra daerah, Dr. La Ode Muhammad Ady Ardyawan S.kep N.s M.kes Ph.D resmi menduduki jabatan strategis sebagai Rektor di Institut Kesehatan dan Teknologi Bisnis Menara Bunda Kolaka, pada Rabu (15/4/2026).
Tercatat, Dr. La Ode Muh. Ady Ardyawan menjadi rektor termuda se- Indonesia Timur di usia yang terbilang muda, yakni 32 tahun, Ady Ardyawan menunjukkan kiprah dan dedikasinya di dunia akademik serta aktif dalam berbagai organisasi, baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus.
Dalam pernyataannya kepada media, ia menegaskan bahwa jabatan yang diembannya merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Hari ini bukan sekadar seremoni pelantikan, tetapi menjadi titik awal dari tanggung jawab besar untuk memimpin perubahan dan masa depan institusi ini,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa kepemimpinan tidak ditentukan oleh usia, melainkan oleh integritas, keberanian dalam mengambil keputusan, serta konsistensi dalam bekerja.
“Saya tidak datang untuk menjadi simbol. Saya datang untuk bekerja, memastikan kampus ini bergerak maju, berdaya saing, dan memberikan dampak nyata,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh civitas akademika untuk berjalan bersama sebagai satu tim yang saling menguatkan, bukan sekadar hubungan antara atasan dan bawahan.
Dalam arah kepemimpinannya, Ady Ardyawan menetapkan tiga fokus utama, yakni membangun budaya kerja profesional dan berintegritas, mendorong transformasi serta inovasi, dan menghadirkan capaian nyata yang dapat dirasakan oleh mahasiswa maupun masyarakat.
Menurutnya, dunia pendidikan saat ini mengalami perubahan yang cepat, sehingga kampus dituntut untuk beradaptasi melalui digitalisasi, peningkatan mutu akademik, serta relevansi lulusan dengan kebutuhan zaman.
Ia juga menegaskan bahwa dalam 100 hari pertama kepemimpinannya akan dilakukan langkah-langkah konkret, mulai dari perbaikan sistem, penguatan layanan, hingga peningkatan kinerja organisasi.
“Saya tidak akan menjawab keraguan dengan kata-kata, tetapi dengan kerja, komitmen, dan hasil nyata,” ungkapnya.
Selain itu, ia membuka ruang seluas-luasnya bagi masukan, kritik, dan kolaborasi dari seluruh pihak sebagai bagian dari upaya membangun kampus yang lebih baik.
Di akhir pernyataannya, Ady Ardyawan mengajak seluruh elemen kampus untuk menjadikan momentum ini sebagai awal perjalanan bersama dalam memajukan institusi.
“Mari kita buktikan bahwa usia muda bukan keterbatasan, melainkan kekuatan untuk bergerak lebih cepat, berpikir terbuka, dan bertindak berani,” pungkasnya.









