HaluOleoNews.ID, KENDARI- Malam mulai turun di kawasan Kali Wanggu, Kelurahan Lepo-Lepo, Kota Kendari. Di antara tenda-tenda darurat yang berdiri seadanya, suara anak-anak masih terdengar memecah kesunyian. Sebagian duduk belajar dengan penerangan terbatas, sebagian lain bermain di sekitar lokasi pengungsian, mencoba melupakan banjir yang beberapa hari terakhir mengubah kehidupan mereka.
Di tengah suasana itu, kedatangan Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, langsung menyita perhatian warga. Perempuan yang akrab disapa Siska itu berjalan menyusuri tenda pengungsian sambil menyapa satu per satu warga terdampak banjir.
Namun, momen paling menyentuh terjadi saat dirinya menghampiri anak yang sedang belajar di tenda darurat. Belum sempat berbicara banyak, seorang anak tiba-tiba berlari kecil mendekatinya lalu memeluk Wali Kota Kendari dengan erat.
Siska tampak terdiam sejenak. Dengan spontan ia membalas pelukan itu, kemudian menggendong anak tersebut sambil tersenyum hangat. Di tengah kondisi pengungsian yang serba terbatas, suasana mendadak berubah haru.
“Adek sudah minum susu? Sudah kelas berapa?” tanya Siska lembut kepada anak itu.
Anak-anak itu pun tampak antusias menjawab pertanyaan demi pertanyaan ringan dari orang nomor satu di Kota Kendari tersebut. Beberapa di antaranya bahkan terus menempel di samping Siska seolah menemukan rasa aman di tengah situasi bencana.
Di sela kunjungan, Siska terlihat prihatin melihat kondisi warga yang masih bertahan di tenda darurat. Terlebih banyak anak kecil yang harus tinggal di tempat pengungsian dengan fasilitas terbatas.
Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan perhatian serius agar kesehatan dan kenyamanan anak-anak tetap terjaga selama masa tanggap darurat bencana berlangsung.
Malam itu, Wali Kota Kendari turut menyerahkan bantuan bagi anak-anak korban banjir berupa kelambu, popok bayi, hingga perlengkapan kebutuhan lainnya. Bantuan tersebut diberikan langsung kepada warga yang berada di sekitar bantaran Kali Wanggu.
Kunjungan ke pengungsian itu menjadi rangkaian panjang aktivitas Siska Karina Imran dalam menangani dampak banjir di Kendari, pada Selasa (12/5/2026). Sebelumnya pada pagi hari, ia mendampingi Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman, meninjau area persawahan warga yang terendam banjir di Kelurahan Amohalo.
Dalam kunjungan tersebut, Mentan RI menyerahkan bantuan berupa alat dan mesin pertanian (Alsintan), bantuan perbaikan tanggul, uang tunai Rp500 juta, hingga bantuan uang tunai Rp2 juta kepada puluhan anak-anak terdampak banjir di kawasan Kali Wanggu.
Di balik genangan dan lumpur yang masih menyelimuti sebagian wilayah Kendari, malam itu ada kehangatan yang tumbuh dari sebuah pelukan kecil, pelukan seorang anak korban banjir kepada pemimpinnya. (Red)












