Pemkot Kendari Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Iduladha 1447 H

HaluOleoNews.ID, KENDARI — Wali Kota Kendari Siska Karina Imran resmi membuka Gerakan Pangan Murah menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari itu berlangsung di Pelataran Parkir Balai Kota Kendari, Rabu (20/5/2026).

Dalam sambutannya, Wali Kota Kendari menyampaikan bahwa tingkat inflasi di Kota Kendari masih berada dalam kondisi aman dan terkendali, yakni sebesar 2,83 persen. Angka tersebut sedikit berada di bawah inflasi Provinsi Sulawesi Tenggara yang mencapai 2,98 persen.

“Memang agak tinggi di bawah dari inflasi nasional yang menunjukkan angka 2,43 persen, karena kita juga tidak mau terlalu menekan penurunan harga. Kita tidak mau di Kota Kendari ini terjadi adanya deflasi,” ujar Siska Karina Imran.

Ia menjelaskan, Gerakan Pangan Murah digelar selama lima hari, mulai 20 hingga 25 Mei 2026, sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Iduladha.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini mampu meringankan beban masyarakat kita di Kota Kendari, karena kita pastikan harga di sini lebih murah dibanding harga di pasar,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari Abdul Rauf mengatakan, Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Menurutnya, kegiatan tersebut terlaksana melalui kolaborasi Pemerintah Kota Kendari bersama Bank Indonesia dan sejumlah mitra swasta, termasuk PT Sosro Indonesia.

Abdul Rauf mengungkapkan, sejak Januari hingga Mei 2026 pihaknya telah menyalurkan bantuan pangan kepada sekitar 27 ribu kepala keluarga berupa beras dan minyak goreng dari pemerintah pusat.

Selain itu, bantuan darurat juga telah diberikan kepada 1.339 kepala keluarga terdampak banjir, ditambah bantuan CSR dari Pertamina kepada 1.000 keluarga di Kecamatan Kendari dengan total nilai sekitar Rp250 juta.

“Untuk menjaga stabilitas harga, sampai hari ini Gerakan Pangan Murah mobile sudah kami lakukan kurang lebih 70 kali,” jelasnya.

Gerakan Pangan Murah kali ini juga melibatkan pelaku UMKM kuliner lokal. Sedikitnya 20 pelaku usaha kuliner binaan Ikatan Kuliner Kota Kendari turut ambil bagian dengan menjual berbagai olahan pangan lokal kepada masyarakat yang hadir.

Salah seorang warga Jalan Mekar Jaya I, Rahma, mengaku terbantu dengan adanya program tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin.

“Alhamdulillah kita bisa dapat beli yang murah, mudah-mudahan berikutnya ada terus seperti ini biar kita dapat harga yang murah tanpa harus ke toko,” ujarnya. (Red)

Follow Publikasi Kami di Google News: Klik Haluoleo News    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita