Pimpin Upacara Kesadaran Nasional, Kapolda Sultra Tekankan Kepekaan Personel dan Respon Cepat Atensi Publik

HaluOleoNews.ID, KENDARI – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Kapolda Sultra), Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H., memimpin langsung Upacara Kesadaran Nasional periode April 2026 di Lapangan Apel Presisi Mapolda Sultra, Jumat (17/4/2026).

Upacara tersebut turut dihadiri oleh Wakapolda Sultra Brigjen Pol Dr. Gidion Arief Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum, Irwasda Polda Sultra, para Pejabat Utama (PJU), serta seluruh personel Polri dan PNS lingkup Polda Sultra.

Dalam amanatnya, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko menegaskan bahwa Upacara Kesadaran Nasional merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai dasar pengabdian.

“Upacara ini menjadi momentum untuk meningkatkan disiplin, integritas, serta tanggung jawab kita sebagai anggota Polri dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Kapolda di hadapan ratusan personel.

Jenderal bintang dua ini juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh jajaran yang telah berhasil menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Sulawesi Tenggara tetap kondusif.

Menghadapi dinamika keamanan, Kapolda menginstruksikan penguatan kegiatan preemtif melalui peran Bhabinkamtibmas dan peningkatan patroli dialogis. Ia mencontohkan keberhasilan Tim Patroli Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra yang sejauh ini mendapat respon positif dari warga.

Selain taktik di lapangan, Kapolda Sultra menaruh perhatian serius pada komunikasi publik. Ia menekankan pentingnya penggunaan instrumen “Jumat Curhat” dan media sosial sebagai wadah mendengar aspirasi masyarakat secara langsung dan humanis.

“Saya tekankan kepada seluruh personel agar mampu merespons dengan cepat setiap informasi masyarakat. Jangan sampai ada permasalahan atau keluhan warga yang menjadi viral, namun kita terlambat atau tidak tanggap dalam meresponsnya,” tegas Irjen Pol Didik.

Menutup amanatnya, Kapolda mengingatkan agar setiap personel memiliki kepekaan tinggi terhadap setiap gejolak di tengah masyarakat. Harapannya, setiap anggota Polri tidak hanya hadir secara fisik, tetapi kehadirannya benar-benar dirasakan manfaatnya melalui komunikasi yang aktif dan partisipatif.

“Kepekaan dan kedekatan inilah yang perlu diwujudkan guna memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” pungkasnya. (Red)

Follow Publikasi Kami di Google News: Klik Haluoleo News    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *