Posko Kesehatan Polda Sultra Layani Ratusan Korban Banjir di Kali Wanggu, Keluhan Didominasi Gatal dan Diare

HaluOleoNews.ID, KENDARI — Tim kesehatan dari Polda Sulawesi Tenggara terus memberikan pelayanan medis bagi warga terdampak banjir di kawasan Kali Wanggu, Lepo-Lepo, Kota Kendari melalui posko pengobatan yang telah beroperasi selama tiga hari terakhir.

Posko kesehatan tersebut didirikan sebagai tindak lanjut instruksi pimpinan Polda Sultra melalui Kabid Dokkes untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir dan kini masih bertahan di sejumlah titik pengungsian.

Saat ditemui di lokasi, AKP Agustina Lopel Ade mengatakan pihaknya diperintahkan untuk membuka pelayanan kesehatan di kawasan terdampak banjir karena banyak warga mulai mengalami gangguan kesehatan pascabanjir.

“Bapak Kabid Dokkes Polda Sultra menginstruksikan kepada kami untuk mendirikan posko pengobatan di Kali Wanggu Lepo-Lepo Kendari yang sudah berlangsung selama tiga hari,” ujarnya, Selasa (12/5/2026).

Ia menjelaskan, obat-obatan yang disiapkan di posko kesehatan tersebut menyesuaikan dengan keluhan yang paling banyak dialami warga, mulai dari gatal-gatal, diare, flu, hingga nyeri tubuh akibat kondisi lingkungan pascabanjir.

“Obat-obat yang disediakan yaitu obat gatal, obat diare, obat penghilang rasa sakit, dan obat flu yang memang sangat diperlukan untuk korban banjir,” katanya.

Menurut AKP Agustina, pelayanan kesehatan rencananya akan terus berlangsung selama beberapa hari ke depan. Meski demikian, pihaknya memastikan tetap siap memberikan bantuan medis apabila kondisi darurat masih terjadi di lapangan.

“Kegiatan ini kemungkinan berlangsung selama enam hari ke depan. Tapi apabila kami masih dibutuhkan, kami tetap siap,” tambahnya.

Selain membuka posko pengobatan, tim medis juga turun langsung ke sejumlah titik pengungsian, termasuk masjid yang digunakan warga sebagai tempat berlindung sementara.

“Kemarin kami sudah masuk ke masjid yang menjadi tempat pengungsian. Keluhan warga rata-rata gatal-gatal, batuk, flu, demam, dan diare,” jelasnya.

Pelayanan kesehatan tersebut merupakan kolaborasi antara Dokes Polda Sultra, Rumah Sakit Bhayangkara, dan Klinik Polresta Kendari. Dalam kegiatan itu, AKP Agustina turut didampingi tenaga medis gabungan di antaranya dr. Rima Asbar dan drg. Dilla.

Sementara itu, jumlah warga yang telah mendapatkan pelayanan kesehatan di posko pengobatan tersebut tercatat hampir mencapai 200 pasien dan diperkirakan terus bertambah seiring masih berlangsungnya banjir di sejumlah wilayah Kota Kendari. (Red)

Follow Publikasi Kami di Google News: Klik Haluoleo News    

Baca Juga

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *