Sekjen Pokdarkamtibmas, Dr. La Ode Muhammad Ady Ardyawan Resmi Dilantik dan Didaulat Jadi Rektor Termuda se-Indonesia Timur

HaluOleoNews.ID, KENDARI — Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas), Dr. La Ode Muhammad Ady Ardyawan resmi dilantik sebagai Rektor Institut Kesehatan dan Teknologi Bisnis (IKTB) Kolaka pada Rabu (15/4/2026).

Pelantikan tersebut menandai babak baru perjalanan karier Dr. Ady, yang sebelumnya dikenal aktif dalam organisasi kemasyarakatan, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban melalui Pokdarkamtibmas. Kiprahnya sebagai Sekjen dinilai menjadi salah satu faktor penting yang mengantarkannya dipercaya memimpin perguruan tinggi swasta di wilayah Kabupaten Kolaka.

Tidak hanya berpengalaman dalam organisasi, Dr. Ady juga memiliki rekam jejak kuat di dunia akademik. Ia telah menyelesaikan pendidikan doktoral serta aktif sebagai dosen dan penggerak berbagai organisasi pendidikan. Kombinasi pengalaman tersebut menjadi landasan kuat dalam mengemban amanah sebagai rektor.

Dalam sambutannya, Dr. Ady menegaskan bahwa jabatan yang diembannya merupakan tanggung jawab besar untuk membawa perubahan di lingkungan kampus.

“Hari ini adalah titik awal dari sebuah tanggung jawab besar: memimpin perubahan dan masa depan institusi ini,” ujarnya, pada Rabu (22/4/2026).

Ia juga menekankan bahwa kepemimpinan tidak ditentukan oleh usia, melainkan oleh integritas, keberanian mengambil keputusan, serta konsistensi dalam bekerja. Meski tergolong muda, ia menyatakan siap membuktikan kapasitasnya melalui kerja nyata.

Sebagai Sekjen Pokdarkamtibmas, Dr. Ady dikenal memiliki gaya kepemimpinan yang kolaboratif dan responsif terhadap dinamika sosial. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, akan diterapkan dalam memimpin IKTB Kolaka.

Ke depan, ia menargetkan pembangunan budaya kerja profesional dan berintegritas, mendorong transformasi berbasis inovasi dan digitalisasi, serta menghadirkan capaian nyata yang berdampak langsung bagi mahasiswa dan masyarakat.

Dalam 100 hari pertama kepemimpinannya, Dr. Ady berkomitmen melakukan langkah konkret, mulai dari perbaikan sistem, penguatan layanan, hingga peningkatan kinerja organisasi kampus.

“Saya tidak datang untuk menjadi simbol. Saya datang untuk bekerja,” tegasnya.

Ia juga membuka ruang seluas-luasnya bagi sivitas akademika untuk memberikan masukan dan kritik sebagai bagian dari upaya membangun kampus yang lebih maju dan berdaya saing.

Pelantikan ini sekaligus menjadi bukti bahwa peran tokoh organisasi kemasyarakatan seperti Pokdarkamtibmas dapat berkontribusi signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam menciptakan kepemimpinan yang adaptif, berintegritas, dan berorientasi pada kemajuan institusi. (Red)

Follow Publikasi Kami di Google News: Klik Haluoleo News    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *