HaluOleoNews.ID, KENDARI – Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan, SMAN 9 Kendari menggelar kegiatan bakti sosial yang melibatkan seluruh warga sekolah. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan dengan partisipasi aktif dari guru, tenaga kependidikan, pengurus OSIS, hingga para peserta didik.
Kepala SMAN 9 Kendari, Dr. Aslan, S.Pd., M.Pd mengatakan, kegiatan bakti sosial tersebut bertujuan menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan selama bulan Ramadan.
Menurutnya, antusiasme seluruh stakeholder sekolah sangat tinggi dalam mendukung kegiatan sosial tersebut. Hal ini tidak terlepas dari latar belakang sebagian siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu, sehingga bantuan yang disalurkan diharapkan dapat membantu meringankan beban mereka.
“Memang agenda ini setiap tahun dilaksanakan oleh seluruh warga sekolah, baik guru, tenaga kependidikan, pengurus OSIS maupun peserta didik. Antusiasme mereka sangat tinggi untuk terlibat dalam kegiatan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan berupa paket sembako seperti beras, mi instan, telur, serta pakaian layak pakai. Selain itu, terdapat pula bantuan dalam bentuk uang yang diberikan kepada siswa yang benar-benar membutuhkan.
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan secara bertahap sejak pekan pertama Ramadan. Pihak sekolah terlebih dahulu melakukan pendataan untuk memastikan bantuan diberikan kepada pihak yang benar-benar membutuhkan.
“Satu minggu pertama puasa kami sudah melakukan pendataan terhadap anak-anak yang membutuhkan. Penyalurannya dilakukan secara bertahap dan sampai saat ini kami masih terus mencari siswa yang memang membutuhkan bantuan,” jelasnya.
Selain disalurkan kepada siswa di lingkungan sekolah, bantuan juga diberikan kepada masyarakat sekitar serta panti asuhan. Para siswa juga turut berinisiatif menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat.
Menariknya, berbagai kegiatan sosial tersebut dilakukan secara sukarela tanpa adanya paksaan dari pihak sekolah. Beberapa kelas bahkan secara mandiri berinisiatif mengumpulkan bantuan untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Tidak ada paksaan kepada siswa. Ini murni kegiatan sosial. Kami hanya menyampaikan bahwa di bulan Ramadan ini ada niat bersama untuk saling berbagi kepada yang membutuhkan,” katanya.
Pelaksanaan kegiatan bakti sosial ini dikoordinasikan oleh panitia yang difasilitasi oleh guru Pendidikan Agama Islam bekerja sama dengan Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan dan Humas.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para penerima manfaat di tengah kondisi ekonomi yang saat ini cukup menantang.
“Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini bisa sedikit membantu dan meringankan beban mereka, terutama di tengah kondisi ekonomi yang tidak mudah saat ini,” pungkasnya. (Red)






