Tim Pengabdian FH UHO Perkuat Peran TPPK Lewat Sosialisasi di SMA dan SMP Konawe Selatan

HaluoleoNews.ID, KONSEL – Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo (UHO) terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan ramah anak. Melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat, Tim Pengabdian FH UHO menggelar sosialisasi pencegahan dan penanganan kekerasan di SMA Negeri 2 Konawe Selatan (Konsel), pada 16 September 2025 dan di SMP Negeri 1 Konsel pada 18 September 2025.

Kegiatan bertema “Peningkatan Pemahaman tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Sekolah” ini menyasar siswa, guru, serta tenaga kependidikan. Sosialisasi membahas berbagai bentuk kekerasan yang sering terabaikan, mulai dari ejekan verbal, perundungan, tindakan fisik, hingga pelanggaran privasi.

Tim juga menyoroti dampak psikologis, sosial, dan akademik yang ditimbulkan, serta memperkenalkan peran Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) sesuai Permendikbudristek No. 46 Tahun 2023. Ketua Tim Pengabdian, Laode Muhamad Sulihin, menegaskan bahwa sekolah harus menjadi ruang aman bagi pertumbuhan anak.

“Sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga ruang untuk bertumbuh dengan rasa aman. Kami ingin para siswa berani bersuara ketika melihat atau mengalami kekerasan. Pencegahan bukan sekadar aturan di atas kertas, tetapi tanggung jawab kolektif seluruh warga sekolah,” ujarnya.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini. Kepala sekolah dan guru pendamping menilai pemahaman siswa mengenai hak, kewajiban, dan mekanisme pelaporan sangat penting untuk memutus rantai kekerasan di lingkungan pendidikan. Mereka juga berharap sosialisasi serupa dapat diperluas ke sekolah-sekolah lain di Sulawesi Tenggara.

Melalui kegiatan ini, FH UHO menegaskan perannya bukan hanya sebagai lembaga akademik, tetapi juga mitra masyarakat dalam membangun kesadaran hukum dan melindungi generasi muda. Sosialisasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk memperkuat TPPK, memperluas edukasi, serta menumbuhkan budaya pendidikan yang bebas kekerasan. (Red)

Follow Publikasi Kami di Google News: Klik Haluoleo News    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *