Tingkatkan Tridharma Perguruan Tinggi, Unsultra Teken MoU dengan Kabupaten Wakatobi

HaluoleoNews.ID, KENDARI- Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) melakukan Momerandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Daerah (Pemda) yang ada di Sulawesi Tenggara (Sultra). Terbaru, kampus yang dipimpin Prof Andi Bahrun ini melakukan kerjasama dengan pemerintah Kab. Wakatobi, di gedung WTC Unsultra, Senin (22/1/2024).

MoU yang dilakukan Pemda Wakatobi dan Unsultra berkaitan dengan Tridharma Perguruan Tinggi (PT), apakah itu pendidikan pengajaran, Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat.

Saat ditemui seusai MoU, Rektor Unsultra, Prof Andi Bahrun mengatakan, bahwa MoU yang dilakukan Unsultra dengan Pemda Kab. Wakatobi ini sama dengan kerjasama yang sudah dilakukan sebelumnya dengan Pemda lainnya, yakni tentang pengalokasian beasiswa Pemda, Penelitian dan pengabdian yang dilakukan mahasiswa dan dosen serta lainnya.

Ia mengungkapkan, MoU ini juga merupakan pembaharuan kerjasama yang sudah dijalani, dan Unsultra selama ini sudah banyak melakukan kegiatan- kegiatan yang melibatkan dosen di kampus seksi itu. Tentunya dengan MoU ini akan membantu Pemda Wakatobi dalam menyelesaikan permasalahan- permasalahan dan tantangan yang dihadapi disana.

“Tadi Bupati Wakatobi sudah memaparkan berbagai masalah, tantangan dan harapannya, untuk bagaimana Unsultra dapat mengambil peran di dalam implementasi MoU ini. Oleh karena itu, dalam waktu dekat ini kami akan membentuk tim untuk bertemu dengan Tim yang dibentuk Pemda Wakatobi untuk menindaklanjuti kegiatan atau program yang menjadi implementasi MoU kali ini,” ujarnya.

Ia menuturkan, semoga implementasi MoU ini bisa dirasakan manfaatnya kepada kedua belah pihak, baik kepada civitas akademika kampus merah maron itu dan Pemda Wakatobi atau warga Wakatobi serta secara keseluruhan masyarakat Sultra dan khususnya Indonesia.

Sambung dia, kerjasama ini juga gaungnya tidak hanya berskala lokal dan nasional. Tetapi juga International, apalagi Pemda Wakatobi mempunyai visi International sama dengan kampus yang berjuluk “SEKSI” itu juga mempunyai program internasional.

“Saya kira di Wakatobi itu mempunyai objek- objek yang unik yang bisa di eksplor, dan itu bisa kita kerjasamakan untuk sama- sama mengembangkan dan meningkatkan nilai tambah dari Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di sana. Walaupun disana tidak ada tambang, tapi disana mempunyai laut dan lebih- lebih pariwisata yang bisa dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Saya kira ini , akan apalagi disana mempunyai objek objek yang unik yang perlu bisa di eksplor itu kita bisa kerja sama untuk sama sama mengembangkan dan meningkatkan nilai tambah dari SDA disana, walaupun disana TDK ada tambang tapi disana aspek kekuatannya dan lebih lebih pariwisata.

Ditempat yang sama, Bupati Wakatobi, Haliana berharap, dengan MoU ini Unsultra dapat berperan serta dalam pembangunan yang ada di Kab. Wakatobi. Tidak kalah penting lagi, Melalui kerjasama ini dengan melibatkan PT dengan berbagai macam pakar didalamnya dan lainnya dapat berkontribusi memberikan solusi dalam pengembangan kebijakan maupun penetapan program di Pemda untuk menyukseskan visi dan misi pembangunan Pemda Wakatobi.

“Dalam mengimplementasikan MoU antara Unsultra dengan Pemda Wakatobi, dalam waktu dekat tim kami yang akan berkomunikasi dengan pihak kampus. Apalagi dalam penandatanganan MoU ini, saya menghadirkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kab. Wakatobi dan Dr. Abdul Manan yang merupakan dosen dari Universitas Halu Oleo yang mendampingi kami diberbagai kegiatan,” pungkasnya.

Diketahui, selain Unsultra. Pemda Wakatobi saat ini telah melakukan berbagai MoU dengan PT ternama di Sulawesi Tenggara (Sultra). Diantaranya, Universitas Halu Oleo, Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari dan Universitas Muhammadiyah (UM) Buton serta Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Wakatobi. (red)

Follow Publikasi Kami di Google News: Klik Haluoleo News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *